Setrika Uap laundry GinStar GS-300 | Review Setelah 1 Tahun

Setrika uap laundry adalah sebuah peralatan vital yang sebaiknya ada pada setiap laundry.

Namun ternyata memilih sebuah setrika uap ini bukanlah perkara yang mudah.

Hal ini juga saya rasakan sewaktu ingin memilih setrika uap yang ingin saya gunakan untuk laundry saya.

Setrika Uap Laundry Dengan Boiler Rawan Meledak ?

Awalnya sama seperti orang yang niat mau membuka usaha laundry pasti kita akan mencari setrika uap boiler atau dengan gas.

Namun sewaktu browsing saya menemukan berita-berita yang mengejutkan.

Banyak kejadian yang bisa disearching di Google mengenai kejadian setrika uap laundry dengan boiler yang meledak.

Bahkan kejadian tersebut sampai ada yang menewaskan dan melukai para pekerja dan pemilik laundry tersebut.

setrika uap laundry meledak

Salah satu berita mengenai hal ini bisa dibaca di : SINI

Terus terang membaca hal tersebut hati ini langsung menciut, wah bahaya ternyata !

Awalnya kami memutuskan untuk menggunakan setrika listrik biasa, namun sepertinya kok kurang bergengsi ya.

Lagipula menyetrika dengan setrika biasa itu kan memakan waktu yang cukup lama dan lebih sulit dibanding jika kita menggunakan setrika uap.

Beruntung akhirnya saya menemukan solusinya, yaitu setrika uap listrik.

Setrika Uap Listrik Boros Listrik ?

Sayapun awalnya terpikir mengenai hal ini mengingat sebuah setrika uap listrik itu memerlukan daya sebesar +/- 1.000 Watt.

Namun setelah saya kalkulasi secara lebih mendalam ternyata bedanya tidaklah terlalu signifikan.

Berikut perhitungannya :

Tarif Dasar Listrik saat ini : Rp.1.444.7 per kWh.

Asumsi

Pemakaian Setrika per hari : 6 jam perhari (Jam 13.00 – 19.00 karena pagi hari biasanya masih proses cuci).

Biaya listrik setrika uap perhari : 6 jam x 1kWh (1.000 Watt) x Rp.1.444,7 = Rp.8.668,20 per hari

Biaya listrik setrika uap per bulan : Rp.8.668,20 x 30 hari = Rp.260.000 per bulan.

Jika dibandingkan dengan setrika gas, asumsi jika pemakaian gas 3 Kg rata-rata akan habis dalam 15-20 jam menyala nonstop.

Kita ambil saja angka 20 jam/tabung maka untuk sebulan dengan rata-rata menyala 6 jam perhari dibutuhkan :

30 hari : (20/6 jam) = 9 tabung

Jika harga pertabung gas elpiji 3 Kg Rp.25.000 maka biaya perbulan :

9 tabung x Rp.25.000 = Rp.225.000

Sekarang kelihatan bukan perbedaannya tidak terlalu signifikan, namun hati bisa tenang karena lebih aman.

Review Setrika Laundry Gin Star GS-300

Sewaktu awal saya membuka Laundry pilihan saya jatuh kepada setrika uap listrik sistem gravitasi atau sistem gantung.

Ada juga yang menyebutkannya dengan setrika uap sistem infus, hal ini karena tabung airnya yang diletakkan tergantung seperti infus.

tabung infus setrika uap Gin Star

Untuk merknya waktu itu berdasarkan rekomendasi rekan-rekan yang mengerti mengenai hal ini disarankan merk Silver Star.

Seri awal yang saya beli adalah Silver Star ES-90 , kemudian setelah beberapa saat mengalami kerusakan kami berganti menjadi Silver Star ES-300.

Namun bukan kedua seri tersebut yang ingin saya review saat ini, melainkan setrika uap listrik ketiga yang kami gunakan yaitu GinStar GS-300.

BACA JUGA : REVIEW MESIN CUCI LAUNDRY LG 8 KG FRONT LOADING

Pertimbangan Awal – Masalah Harga

Kenapa kami mencoba beralih ke merk GinStar, tentunya pertimbangan utama kami karena masalah harga.

Harga setrika uap GinStar ini masih lebih murah dibanding Silver Star , walaupun sama-sama bertipe ES-300.

setrika uap laundry merk Gin Star ES-300

Waktu saat pembelian itu, harga setrika Silver Star original masih di Rp.600.000 an, sementara GinStar ada di harga Rp.400.000 an.

Maka jadilah kami memutuskan untuk sekali-kali mencoba merk selain Silver Star ini.

Penampilan Semua Serupa

Jika sekilas kita melihat penampilannya tanpa melihat merk , tentu akan cukup sulit membedakan mana setrika uap laundry Gin Star dan mana yang Silver Star.

Hal ini karena penampilan keduanya hampir mirip.

Perbedaan seri ES-300/GS-300 dengan seri ES-90 yang pertama kali kami pernah coba, adalah di ujung depan setrikanya.

Seri ES-90 terlihat lebih lancip ujung depannya, sedangkan seri ES-300/GS-300 ini cenderung lebih membulat baik yang Silver Star maupun yang Gin Star.

Untuk user yang menggunakannya di tempat kami , review mereka rata-rata mengatakan bahwa yang seri ES-90 lebih enak saat digunakan.

Hal tersebut karena ujung yang lancip memudahkan setrika bergerak dengan lebih baik saat menyetrika.

BACA JUGA : REVIEW PROYEKTOR CINA SEJUTAAN SETELAH 4 TAHUN

Khusus untuk yang merk Gin Star GS-300 ini ada sedikit catatan yaitu handle/pegangannya juga dirasa kurang nyaman.

pegangan setrika uap Gin Star GS-300 dari samping

Karena gagang setrikanya yang terasa lebih besar sehingga membuat lebih pegal saat digunakan.

Berikut adalah penampakan gagangnya jika dilihat dari atas.

Gagang Gin Star GS-300 dilihat dari atas

Uap Yang Dihasilkan

Untuk uapnya sendiri saya melihat yang merk Gin Star ini jumlahnya agak lebih sedikit dibandingkan dengan Silver Star ES-90.

Hal ini karena kalau yang seri ES-90 lubang uapnya terletak di tengah setrika dan sepertinya jumlahnya lebih banyak.

Sementara untuk seri GS-300 ini lubang uapnya hanya terletak di bagian depan setrikanya.

lubang uap setrika Gin Star GS-300

Sebelumnya menggunakan seri ES-90 biasanya bantalan setrika bisa sampai basah di bagian bawahnya karena semburan uapnya yang cukup kencang.

Namun saat menggunakan Gin Star GS-300 ini terasa semburan uapnya juga tidak sekencang seri ES-90.

Setrika uap laundry Silver Star ES-300 sendiri pun jika dibandingkan dengan yang ES-90 masih terasa lebih kencang semburan yang ES-90.

Daya Tahan

Untuk daya tahannya sendiri, setrika uap laundry merk Gin Star ini cukup boleh diandalkan.

Setara, jika boleh dikatakan bahkan melebihi merk Silver Star.

Untuk seri sebelumnya yaitu Silver Star ES-90 bertahan kira-kira 1,5 tahun.

Kerusakan awal yang terjadi yaitu lubang tempat uap keluar seperti tersumbat dan berkerak.

Mungkin karena kualitas air di tempat kami yang kurang baik.

Sempat saya bongkar dan bersihkan, namun akhirnya solenoidnya seperti melemah dan uap yang keluarpun juga mulai berkurang.

bentuk solenoid valve

Untuk seri yang Silver Star ES-300 di tempat kami bahkan bertahan tidak sampai setahun.

Entah mungkin kelalaian dari penggunanya, kerusakan awalnya tidak keluar uap sama sekali.

Jika tombol steam dipencet memang masih terdengar bunyi JESSSSSS…. tapi tidak ada uap yang keluar.

Jika kelamaan dipencet maka yang keluar adalah air, akibatnya pakaian yang hendak di setrika malah menjadi basah.

Karena malas membongkar-bongkar akhirnya kami membeli yang merk Gin Star ini.

Kini sudah hampir mau setahun setrika ini masih cukup baik untuk digunakan.

Padahal load pakaian yang disetrika tiap hari saat ini sudah lebih banyak dibanding saat kami menggunakan Silver Star ES-90 di awal-awal laundry buka dahulu.

Kestabilan Panas Setrika

Masing-masing setrika baik merk Silver Star maupun Gin Star ini memiliki tuas pengatur tingkat panas.

Sehingga bisa disesuaikan berapa tingkat panas yang diinginkan untuk jenis pakaian yang hendak kita setrika.

tuas pengatur panas Gin Star GS-300

Dari segi kestabilan panas, Silver Star sepertinya memiliki tingkat kestabilan panas yang lebih baik.

Jika misalkan kita memutar tuas di angka tertentu, kemudian kita mengubahnya dan setelah beberapa saat mengembalikannya ke angka tersebut, maka panas yang dihasilkan cenderung stabil.

Sedangkan untuk Gin Star GS-300 ini sepertinya jika kita ubah levelnya maka saat dikembalikan akan ada perbedaan sedikit dari level sebelumnya.

Hal ini pernah terjadi dalam laundry kami, saat menyetrika sebuah pakaian pelanggan, panas yang tidak stabil tersebut menyebabkan sebuah pakaian hangus.

Jadilah akhirnya kami pusing kesana kemari mencari ganti pakaian yang serupa tersebut.

Untungnya pelanggan tersebut baik dan mau menunjukkan dimana ia membeli pakaian tersebut dan harganya juga masih cukup terjangkau.

Si pelanggan pun senang mendapat ganti pakaian yang baru, kamipun lega masalah tersebut bisa selesai dengan baik.

Value For Money

Untuk point ini jelas Setrika Uap Laundry Gin Star GS-300 ini memiliki Value for money yang lebih.

Semua yang didapatkan dalam paket Setrika Laundry Silver Star diberikan juga dalam paket Setrika Uap Gin Star GS-300 ini.

Malah jika di setrika Silver Star sepatu teflon anti lengketnya dijual terpisah, sewaktu kami membeli Gin Star GS-300 ini sudah disertakan dalam paketnya.

Entah ini memang paket dari pabriknya atau bonus dari penjualnya.

Kesimpulan dan Penutup

Sebagai kesimpulan maka dapat saya katakan bahwa bagi anda yang ingin membuka usaha laundry setrika uap listrik ini bisa menjadi pilihan.

Tidak masalah apakah ingin memilih merk SIlver Star yang sudah lebih terkenal ataukah merk Gin Star seperti yang saya review kali ini.

Masing-masingnya memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Tergantung selera kita sebagai user untuk bijak memilihnya.

Untuk kami dari segi kenyamanan pemakaian masih lebih nyaman memakai merk SIlver Star , terutama seri ES-90.

Namun dari segi ketahanan sepertinya Gin Star ini masih sedikit lebih baik.

Dari segi kestabilan panasnya, jika kita sudah terbiasa dengan karakteristik setrika Gin Star GS-300 ini, sepertinya tidak akan menjadi masalah yang cukup berarti.

Masalah yang terjadi seperti yang saya ceritakan di atas tadi terjadi karena mungkin kami yang belum paham penggunaannya.

Namun setelah kejadian tersebut sampai saat ini tidak pernah lagi ada kejadian-kejadian seperti itu lagi.

Demikianlah artikel yang mencoba memberikan review tentang setrika uap laundry seri Gin Star GS-300 ini.

Semoga bisa membantu rekan-rekan yang membutuhkannya.

Jika berkenan silahkan share artikel ini di media sosial rekan-rekan untuk membantu blog ini semakin berkembang.

Tinggalkan komentar , jika ingin berdiskusi lebih lanjut.

Untuk berlangganan / subscribe silahkan isi form berlangganan yang saya letakkan di bagian bawah blog ini dengan menuliskan email anda.

Nanti setiap artikel yang terbit di blog ini akan otomatis dikirimkan ke email anda.

Setrika Uap Panasonic NI-V100N | Review Setelah 3 Tahun
Review Mesin Cuci LG 8 Kg Front Loading Seri FC1208N5W
Yuk bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan