Review Printer Epson L210 Untuk Penggunaan Berat & Harian

Printer Epson L210 adalah salah satu jajaran printer Epson yang mempunyai fungsi komplit, yaitu Print, Scan dan Copy.

Dengan harga Printer Epson L210 yang cukup terjangkau serta lengkapnya fitur yang ditawarkan, maka tak heran kalau printer multi fungsi satu ini banyak diburu masyarakat.

Apalagi ditunjang bahwa printer Epson L210 ini sudah mengadopsi sistem infus atau istilah Epson adalah ink tank, makin menjadikan printer ini menarik.

Terutama bagi yang membutuhkan penggunaan yang banyak misalnya untuk perkantoran.

review printer Epson L210

Karena sangat populer maka apabila kita menemui kendala , kita akan dengan mudah menemukan artikel atau video youtube untuk cara mengatasinya.

Misalnya cara reset printer Epson L210 , atau jika ingin mendownload driver printer Epson L210 tentu bukan hal yang sulit.

Bahkan untuk kondisi second hand alias bekasnya pun printer ini masih banyak yang memburunya.

Untuk mengenal lebih lanjut maka artikel ini mencoba untuk memberikan review mengenai penggunaan printer ini

Karena kebetulan kami sudah menggunakan printer ini lebih dari 4 tahun.

Untuk reviewnya kita akan melihat hasil printnya, hasil scannya, hasil copynya, dan yang terpenting keawetan head printernya.

Fitur Printer Epson L210

Diambil langsung dari website resminya, berikut adalah spesifikasi dan fitur yang ditawarkan Printer Epson Seri L210 ini :

Teknologi

  • Metode Print : On-demand inkjet atau biasa disebut Piezo Electric.
  • Jumlah Nozzle pada head printer : 180 Nozzle untuk warna hitam + 59 Nozzle per warna untuk head color.
  • Ukuran Droplet Minimum : 3 pl
  • Jenis Tinta : Dye Ink
  • Resolusi Maksimal Hasil Print : 5.760 x 1.440 DPI
  • Fungsi Yang Ditawarkan : Print, Scan dan Copy

Fungsi Print

Dalam fungsi printnya , kecepatan yang ditawarkan oleh Printer Epson Seri L210 ini adalah sebagai berikut :

  • Untuk print monochrome dengan jenis kertas Plain Paper 75 g/m2 adalah 27 halaman/menit.
  • Untuk print warna dengan jenis kertas Plain Paper 75 g/m2 adalah 15 halaman/menit
  • Print di kertas photo Epson Premium Glossy ukuran 10 x 15 cm dibutuhkan waktu sekitar 69 detik.

Jika diukur menggunakan standar pengukuran Printing Speed ISO/IEC 24734 maka hasil yang didapat adalah 6 halaman/menit untuk monochrome.

Untuk printing warna hasil yang didapat adalah 3 halaman/menit.

Untuk Tinta yang diisikan ke dalam headnya sendiri terdiri dari : 1 head dengan tinta hitam (black), 1 head dengan 3 tinta warna ; Cyan, Yellow dan Magenta.

BACA JUGA : CARA SHARING SCREEN LAPTOP/HP KE TV

Fungsi Scan Epson L210

Berikut adalah spesifikasi untuk fungsi scan dari printer Epson L210 ini :

  • Scan kertas A4 hitam putih 300 DPI : 2.4 milidetik/baris
  • Sedangkan scan kertas A4 hitam putih 600 DPI : 7.2 milidetik/baris
  • Untuk scan kertas A4 berwarna 300 DPI : 9.5 milidetik/baris
  • Waktu untuk scan kertas A4 berwarna 600 DPI : 14.3 milidetik/baris
  • Resolusi optik : 600 DPI (Horisontal) x 1.200 DPI (Vertikal)
  • Format file output : BMP, JPEG, TIFF, PDF
  • Tipe Scanner : Contact Image Sensor (CIS)

Untuk spesifikasi lebih lengkapnya bisa langsung ke website resminya disini.

Review Printer Epson L210

Review ini merupakan review berdasarkan pemakaian sehari-hari untuk keperluan perkantoran.

Rata-rata print perhari bisa mencapai sekitar 30-50 lembar baik berwarna, hitam putih maupun untuk keperluan fotocopy.

Adapun tinta yang kami gunakan adalah tinta isi ulang jenis universal ink khusus untuk Epson yang merupakan botol 100 ml.

Kami tidak pernah menggunakan jenis tinta lainnya, termasuk tinta original Epson.

Review Keawetan Head Printer

Saat artikel ini ditulis kami sudah menggunakan printer ini dengan jangka waktu +/- 4 tahun.

Sepanjang waktu tersebut bisa dikatakan bahwa printer ini tidak pernah dilakukan perawatan yang berarti.

Untuk mata headnya sendiri , sampai saat ini masih awet dengan beban pekerjaan seperti yang disebutkan di atas tadi yaitu sekitar 30-50 lembar perhari.

Kendala yang pernah dihadapi adalah di tahun ketiga pernah kami tidak kontrol untuk tintanya sehingga sempat salah satu tinta kehabisan.

Akibatnya tidak berapa lama, hasil printnya menjadi bergaris-garis, kemudian setelah dilakukan cleaning melalui softwarenya hasil printnya menjadi berbayang tidak jelas.

Tidak berapa lama kemudian tinta merahnya tidak mau keluar, mengakibatkan hasil print menjadi aneh.

Namun untungnya warna hitam masih tetap lancar sehingga bisa kami pakai terus untuk print hitam putih dan fotocopy.

Setelah beberapa saat mengalami keadaan seperti itu, tiba-tiba hasil printnya membaik sendiri.

Hingga kini hasil print kembali lancar tanpa kendala.

Kami sampai takjub karena mengingat umur printer ini yang sudah 4 tahun lebih dengan beban kerja yang tidak bisa dibilang ringan, Head printer Epson L210 ini bisa dikatakan sangat awet.

BACA JUGA : REVIEW SPEAKER HOME RECORDING MURAH

Review Fitur Yang Ditawarkan

Printer mungil ini bisa dikatakan sebagai salah satu printer paket komplit termurah.

Dengan tingkat keawetan yang cukup bisa diandalkan maka Value for money dari printer ini bisa dikatakan cukup tinggi.

Fiturnya sendiri menyediakan fungsi Print, Scan dan Copy baik copy hitam putih maupun berwarna.

Memang printer ini belum menyediakan fungsi Wifi, ataupun Port LAN untuk network printer.

Namun hal ini bisa diakali dengan melakukan seting printer ini sebagai printer share di salah satu komputer kantor.

Dengan cara ini printer ini bisa dipakai oleh seluruh kantor, bahkan melalui koneksi handphone sekalipun asalkan seluruh perangkat terhubung dalam jaringan Wifi yang sama.

Review Fungsi Print

Fungsi print jelas menjadi salah satu fungsi utama yang ditekankan saat kita ingin membeli sebuah printer.

Review disini saya tidak akan menggunakan istilah-istilah teknis yang mungkin akan membingungkan bagi sebagian orang.

Saya akan coba menjelaskannya dengan bahasa sehari-hari yang mudah dimengerti,semoga lebih dapat dipahami oleh masyarakat awam.

Untuk printer Epson seri L210 ini fungsi print nya boleh dibilang standar.

Warna dan kerapatan pixel yang dihasilkan bisa dikatakan cukup baik untuk keperluan harian.

Sehingga untuk print dokumen pekerjaan sepertinya tidak akan ada masalah yang berarti.

Saya pernah membuat kop surat perusahaan menggunakan Microsoft Word dan di print menggunakan printer ini.

Hasilnya tidak kalah juga dengan hasil cetak kop surat melalui percetakan.

Keakuratan warnanya masih agak bergeser sedikit dibandingkan apa yang ada di monitor saya.

Namun sepertinya hal ini karena monitor saya yang belum dikalibrasi namun pergeserannya sepertinya tidak terlalu jauh.

Berikut hasil printnya yang saya print menggunakan kertas HVS biasa.

test printer menggunakan chart warna

Review Printer Epson L210 Untuk Print Photo

Saat digunakan untuk print photo, hasilnya menurut saya sangat standar.

Bahkan cenderung gelap, mungkin ini pengaruh dari jenis tinta yang saya gunakan bukan tinta original melainkan tinta refill.

Untuk memperbaikinya saya seringkali harus membuat photo yang hendak di print menjadi sedikit lebih cerah agar hasilnya setelah di print tidak cenderung gelap.

Namun untuk tingkat kerapatan pixelnya, saya melihat sangat rapat sehingga cukup baik untuk print sebuah photo.

Ini kita dapatkan saat kita print dengan menaikkan seting printer dari standar ke high.

Kami pernah menggunakan printer ini untuk print kartu ID karyawan di atas kertas photo.

Ada sekitar 80 karyawan saat itu yang dibuatkan ID nya menggunakan printer ini.

Sepertinya setiap habis print sekitar 10-12 lembar ID yang dibuat di atas kertas photo ukuran A4 printer ini harus diistirahatkan.

Karena kalau diteruskan biasanya tidak lama hasil printnya akan bergaris-garis.

Kecepatan Print

Untuk kecepatan print nya sendiri saya pribadi merasakan masih agak lambat.

Bahkan saat print hitam putih menurut saya agak lambat, apalagi saat dibuat untuk print kertas photo A4 dengan seting kualitas high butuh waktu yang cukup lama untuk menyelesaikannya.

Hal ini wajar untuk printer sejenis di kisaran harga ini.

Walaupun saya bilang agak lambat, namun hal ini masih setara dengan printer-printer merk lainnya di level harga yang sama.

Review Fungsi Scan

Untuk fungsi scan dari printer Epson L210 ini sendiri juga bisa dikatakan sangat baik.

Saat digunakan untuk scan dokumen berwarna hasil scannya terlihat natural dan menampilkan file hampir menyerupai sumbernya.

Saya pernah mempunyai sebuah printer dari merk sebelah dalam kisaran harga yang sama, namun hasil scannya cenderung kebiruan.

Sedangkan untuk hasil scan dari printer Epson ini tidak.

Sayangnya maksimal dokumen yang bisa discan menggunakan printer ini hanyalah sampai ukuran A4.

Sehingga jika kita ingin melakukan scan dokumen dengan ukuran Folio atau F4 maka kita akan kesulitan.

Bisa saja sih diakali dengan menggunakan software pengolah gambar seperti Photoshop.

Namun tentunya akan memerlukan tenaga dan waktu yang lebih banyak untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan.

Kecepatan Scan Printer Epson L210

Untuk kecepatan scannya saya merasakan lumayan cepat walaupun tidak seperti yang saya harapkan.

Jika dibandingkan dengan printer yang sebelumnya saya ceritakan menghasilkan scan yang kebiruan, kecepatan scan Epson L210 ini masih lebih cepat.

Setidaknya untuk scan 1-2 dokumen tentunya waktu tunggu yang ada tidaklah terlalu menjadi masalah.

Pilihan Menu Scan Pada Printer Epson L210

Untuk pilihan menu scannya sendiri Epson memberikan banyak pilihan menu, yaitu Full Auto, Home, Office dan Profesional.

Masing-masing menu memiliki pilihannya sendiri-sendiri.

Hal tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

  1. Scan Menu Full Auto
  1. Mode Home Mode
  1. Menu Office Mode
  1. Professional Mode

Berikut adalah hasil scan dari printer ini dengan bahan untuk di scan adalah hasil print yang telah saya tampilkan di atas.

review hasil scan dengan menggunakan chart test printer epson l210

Review Fungsi Photocopy

Satu hal yang terasa sangat berguna dari printer ini saat digunakan di perkantoran adalah adanya fungsi photocopy.

Walaupun tidak bisa disamakan dengan mesin photocopy besar, namun setidaknya untuk melakukan copy beberapa dokumen printer ini terasa sangat membantu.

Dalam melakukan fungsi photocopy nya sendiri tidak memakan waktu yang lama, paling hanya sekitar 5 detik untuk copy dokumen hitam putih yang tidak terlalu padat.

Hasilnya sendiri boleh dibilang setara dengan mesin photocopy yang ada di tempat-tempat khusus photocopy.

Namun satu hal yang saya temukan adalah seringkali lipatan-lipatan kertas yang sebenarnya kurang terlihat, saat di photocopy hasilnya terkadang menjadi sebuah garis yang terlihat sangat jelas.

Tetapi secara keseluruhan printer ini cukup bisa diandalkan untuk melayani pekerjaan fotocopy dokumen yang tidak terlalu banyak.

Berikut adalah hasil fotocopynya, kembali saya menggunakan hasil print di atas sebagai bahan untuk saya fotocopy.

hasil fotocopy dengan printer epson l210

Kendala Yang Ditemukan Setelah 4 Tahun

Walaupun kami cukup takjub dengan keawetan dan kehandalan printer Epson L210 ini , namun bukan berarti tidak ada kendala yang kami temui selama 4 tahun menggunakan printer ini.

Ada setidaknya 2 kerusakan yang kami temukan hingga saat ini.

Printer Epson L210 Selalu Menarik Seluruh Kertas

Kerusakan pertama yang terjadi adalah saat digunakan untuk print, jika kita meletakkan lebih dari 1 kertas maka printer akan menarik seluruh kertas tersebut.

Menurut yang sudah saya baca di internet, dikatakan kerusakan ini disebabkan oleh roller penarik kertasnya yang sudah agak kendor.

Hal ini bisa diperbaiki dengan mengganti roller tersebut dan harganya juga tidak mahal.

Saya belum pernah mencoba untuk menggantinya hingga saat ini.

Akibat dari kerusakan ini sebenarnya cukup merepotkan, terutama saat kita ingin mencetak lebih dari 1 halaman.

Mau tidak mau kita harus berdiri di samping printernya dan memasukkan kertasnya satu persatu.

Cara lain untuk mengatasinya biasanya kami meletakkan banyak kertas sekaligus.

Sehingga saat mencetak lebih dari 1 halaman, printer akan menarik kertas dalam jumlah yang banyak misalkan 10 kertas sekaligus, baru kemudian mencetak halaman berikutnya dan menarik 10 kertas lagi.

Begitu berulang-ulang.

Dengan cara ini kami tidak perlu harus berdiri menunggu di samping printernya untuk memasukkan kertas satu persatu.

Namun setelah selesai mencetak kami harus mencari mana halaman-halaman yang selesai diprint tadi diantara tumpukan kertas yang ada.

Tempat Pembuangan Tinta Yang Meluber Kemana-Mana

Kendala kedua yang terjadi adalah lubernya tempat pembuangan tinta yang terletak di belakang printer Epson L210 ini.

Berdasarkan hasil googling di internet, maka diketahui bahwa hal ini karena tempat penampungan tinta buangan yang ada di belakang printer sudah penuh.

Saya juga kurang mengetahuinya apakah tempat pembuangan ini berupa botol atau busa.

Hal ini juga sebenarnya bisa diperbaiki dengan mengganti tempat pembuangan tersebut.

Tapi karena kami masih merasa bahwa kinerja printer ini baik-baik saja, tidak ada yang berinisiatif untuk menggantinya.

Mungkin karena malas (ha..ha..).

Akhirnya jadilah bagian belakang printer itu kami cover dengan kantung plastik.

Saat plastiknya sudah tidak bisa menampung, yang kami ganti adalah plastiknya tersebut.

tempat pembuangan tinta printer epson l210 yang luber

Dan sampai saat ini printernya juga tidak protes kok, hehe dia masih setia memberikan hasil print terbaik untuk kami.

Kesimpulan dan Penutup

Demikianlah review kami mengenai Printer Epson L210 yang kami gunakan.

Dari segi kehandalan boleh dikatakan printer ini sangat handal, bahkan kami sampai takjub melihat keawetan print headnya yang masih berfungsi baik setelah 4 tahun ini.

Padahal beban print yang dikerjakan oleh printer ini cukup banyak setiap harinya.

Kami hanya cukup mengisi tintanya saja saat tangki tintanya terlihat kosong.

Hasil scannya juga cukup bisa diandalkan untuk keperluan scan standar.

Ditambah lagi dengan kemampuan photocopy sebagai bonus tambahan dari fitur printer ini menjadikannya printer yang bisa saya rekomendasikan untuk keperluan kantor anda.

Sebagai penutup perlu saya tekankan lagi kalau artikel review ini murni merupakan pengalaman pribadi.

Tidak ada unsur endorsement dari manapun (kalau ada yang mau endorse boleh juga hehe..).

Semua photo yang digunakan di artikel ini juga murni adalah photo dari printer Epson L210 yang kami gunakan.

Semoga artikel review ini bisa berguna untuk rekan-rekan yang ingin mengetahui mengenai printer Epson L210 ini.

Silahkan tinggalkan komentar apabila ada yang ingin disampaikan, dan jika ingin terus mengikuti artikel-artikel di blog ini silahkan isi form berlangganan yang ada di bagian bawah blog ini.

Cukup masukkan email anda, maka setiap kali ada artikel baru yang terbit di blog ini akan langsung dikirimkan ke email anda.

Terima kasih sudah berkunjung ke blog dennychristian.com ini.

RUMAH ANDA DIMASUKI TIKUS ? ATASI HANYA DENGAN Rp.1.000

Lenovo AIO 520-22IKU Spesifikasi Dan Review Setelah 3 Tahun
Obat Gatal Kulit Selangkangan Paling Ampuh | Pi Kang Shuang
Yuk bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan