Pengalaman Desain Website Menggunakan Hosting Gratis dan Domain Gratis

Kali ini saya ingin bercerita mengenai pengalaman saya mendesain website untuk mempraktekkan hasil belajar di SB1M dengan menggunakan hosting gratis dan domain gratis.

Ceritanya saya ingin membuat sebuah website berupa blog pribadi sebagai proyek saya selama mempraktekkan hasil belajar internet marketing di SB1M.

Pertama-tama saya coba mencari hosting dan domain gratis, hehe memang dasar awalnya ga mau keluar modal untuk belajar desain website.

Setelah mencari-cari saya mendapat hosting gratis terbaik adalah idHostinger, ya sudah saya mencoba mendaftar.

Sayapun mendapat hosting gratis, walau kapasitas terbatas ok lah saya pikir untuk praktek materi-materi yang diajarkan di SB1M.

Ternyata idHostinger hanya memberikan hosting gratis saja, sedangkan untuk nama domain tetap berbayar.

Dasar saya memang mental gratisan, saya tidak menyerah.

Saya lalu mencari apa ada domain yang gratis, dan seperti yang sudah saya duga, ternyata ada yang memberikannya walaupun bukan berakhiran populer seperti .com , atau .net, ataupun .id.

Saya mendapatkan domain gratis tersebut di .tk

Sayapun membuat domain website saya menjadi www.dennychristian.tk.

Memang kalau mau gratisan harus lebih banyak perjuangannya, ternyata setelah saya daftar domain saya, web tersebut diarahkan ke freenom dan saya kebingungan bagaimana mengarahkannya ke idHostinger.

Harus rubah Name Servernya kata para mastah yang saya baca di mbah google, harus diarahkan sebagai berikut :

  • Nameserver 1 : ns1.idhostinger.com
  • Nameserver 2 : ns2.idhostinger.com
  • Nameserver 3 : ns3.idhostinger.com
  • Nameserver 4 : ns4.idhostinger.com

Ok sudah saya rubah di dot.tk nya.

Tapi waktu saya ketik url www.dennychristian.tk tetap tidak ditemukan, apa yang salah?

Memang dasar hosting gratis dan domain gratis itu membingungkan pikir saya dalam hati.

Di hostingnya harus ditambah parked domainnya dulu kata mastah yang lain di mbah google.

Ok saya login kembali ke idHostinger, lalu saya klik hosting saya dan saya ingin tambah parked domainnya, yang muncul adalah …. Promo harga idhostinger ! hahaha….

Aduh bagaimana saya bisa tambahnya kalau begini. Sudah mulai putus asa, saya melihat nameserver di domain saya tertulis seperti ini :

  • Nameserver 1 : ns01.idhostinger.com
  • Nameserver 2 : ns02.idhostinger.com
  • Nameserver 3 : ns03.idhostinger.com
  • Nameserver 4 : ns04.idhostinger.com

Saya tadinya berpikir sama saja ns1 dengan ns01, ns2 dengan ns02, dst.

Singkat cerita saya rubah name servernya sesuai dengan yang seharusnya, dan tidak berapa lama kemudian Website saya UP & RUNNING .yes !!! *tepuk tangan*

Mulailah saya mendesain website saya www.dennychristian.tk sesuai dengan yang dicontohkan di SB1M.

Idhostinger memang keren, walau hosting gratis tapi disediakan fasilitas yang menurut saya cukup lumayan, sehingga saya dengan mudah melakukan instalasi WordPress dengan tanpa kendala.

WordPress telah terinstall, saya mulai mencari theme, setelah terpasang saya mulai melakukan test pemasangan plugins, semua ok.

Akhirnya desain website saya siap, dan saya mulai bersiap untuk melakukan penulisan artikel-artikel untuk mengisinya.

Namun sewaktu saya coba buka, terasa sekali kalau web saya ini loadingnya cukup lambat, apalagi jika coba dibuka melalui handphone.

Padahal saat itu belum ada artikel apapun yang saya posting, dan plugins yang dipakaipun baru beberapa saja.

Dan yang saya pelajari dari SB1M, web itu adalah seperti toko kita, jadi merupakan asset kita yang berharga.

Asset itu harus kita bangun untuk jangka panjang, dan kalau menggunakan platform gratisan baik itu wordpress, blogspot atau seperti yang saya lakukan di atas, maka itu merupakan hal yang sangat rawan karena suatu waktu website kita bisa bermasalah, bahkan bisa dihapus.

Ibaratnya kita menumpang jualan ditoko orang, jika sewaktu-waktu pemilik toko ingin merubah kebijakan dan cara dia berjualan maka kita tidak punya hak apa-apa.

Mengetahui hal tersebut maka saya memutuskan untuk mencari hosting yang berbayar sajalah.

Ibaratnya mau usaha buka toko harus ada biaya sewa toko yang kita keluarkan, apalagi ini jumlahnya tidak seberapa jika dibanding dengan sewa toko beneran.

Akhirnya setelah searching sana sini, saya memutuskan untuk ikut saran yang direkomendasikan oleh SB1M yaitu menggunakan hosting Dewaweb.

Demikian pengalaman saya menggunakan hosting dan domain gratis.

Bagi anda yang ingin belajar mengenai membuat website, bisa saja menggunakan cara saya diatas. Namun jika anda ingin membuat website yang serius saran saya gunakan hosting yang berbayar (biasanya gratis domain) untuk kebaikan jangka panjang anda juga.

Dan jika anda tanya saya apakah saya merekomendasikan dewaweb ? Saya akan katakan YA !! Kenapa ?

Ninja supportnya luar biasa ! Pernah saya mengalami kendala jam 11 malam, waktu saya tanya dengan livechat, langsung dijawab saat itu juga.

Untuk kesempatan lain mungkin saya akan menulis mengenai pengalaman saya menggunakan hosting dewaweb juga.

 

banner dewaweb

Pengalaman Hosting Dewaweb
SB1M Penipuan ? Kesan Pertama Setelah Upgrade Premium Member
Yuk bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan