Hati-Hati Saat Ini Sedang Terjadi Serangan Virus Petya Setelah Virus Wannacry Mereda

Seperti yang sudah dikhawatirkan sebelumnya, setelah virus wannacry mereda kini muncul virus baru, serangan virus Petya telah dikonfirmasi oleh beberapa negara menjadi serangan global yang dimulai sejak tanggal 27 Juni 2017 kemarin.

Sama halnya dengan virus wannacry, virus Petya adalah sebuah virus sejenis ransomware yang melumpuhkan komputer yang diserangnya untuk kemudian meminta sejumlah tebusan agar komputer yang tersandera dapat kembali beroperasi dengan normal.

Jumlah uang tebusan yang diminta oleh ransomware ini adalah 300-500 dollar dengan cara pembayaran menggunakan bitcoin.

Cara kerja virus Petya inipun menyerupai virus wannacry yaitu menggunakan fasilitas alat hacking badan keamanan Amerika Serikat atau NSA yang dikenal dengan nama Eternalblue.

Berikut ini adalah tampilan virus Petya :

serangan virus petya

Dampak serangan virus Petya di dunia

Menurut data yang terkumpul hingga saat ini, negara terparah yang terkena dampak serangan virus Petya ini adalah Ukraina.

Di negara Ukraina ini virus Petya telah menyerang dan merusak berbagai sistem komputer negara tersebut, contohnya sistem komputerisasi kapal selam, bahkan juga beberapa supermarket besar negara tersebut.

Terlihat kebingungan dari para pembeli dan petugas kasir saat melakukan transaksi namun yang keluar di layar monitor adalah permintaan tebusan dari ransomware Petya ini.

Selain itu sebuah perusahaan pengiriman Denmark yang bernama A.P. Moeller-Maersk (MAERSKb.CO) di Ukraina juga terkena dampak serangan cyber ini.

Virus ini menyerang sistem pemrosesan pesanan baru perusahaan pengiriman yang banyak menangani pengiriman kontainer ke seluruh dunia.

Akibatnya MAERSKb.CO tidak  bisa menerima pesanan baru menurut Chief Commercial Officer Maersk Line Vincent Clerc.

Negara kedua yang terkena serangan parah ransomware Petya ini adalah Italia.

Hampir 10% sistem komputer di negara tersebut terserang virus Petya mengakibatkan lumpuhnya berbagai kegiatan perekonomian di negara tersebut.

Serangan ini juga dikabarkan telah melumpuhkan unit produksi pabrik Cadbury di Australia (MDLZ.O) yang tepatnya berlokasi di kota Tasmania.

Selain itu sebuah perusahaan penyedia layanan pengelolaan real estate yang bernama BNP Paribas Real Estate (BNPP.PA) juga menyebutkan bahwa sistem komputer mereka juga telah terserang virus ransomware Petya, namun menurut seorang pejabat disana mereka telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi dampak buruk serangan siber ini.

Rusia juga tidak luput terkena dampaknya , sistem komputer Rosnefett Rusia (ROSN.MM) salah satu produsen minyak mentah terbesar dunia juga lumpuh akibat serangan virus Petya ini.

Namun untungnya mereka punya sistem backup (cadangan) yang memungkinkan proses produksi mereka tetap berjalan.

Perusahaan farmasi besar di AS , Merck juga telah mengkonfirmasi bahwa virus ransomware Petya ini telah menyerang sistem komputer mereka.

dampak serangan virus petya

Dampak serangan virus Petya di indonesia

Dampak serangan virus Petya di Indonesia sendiri sampai saat ini belum dikonfirmasi dan belum bisa diprediksi.

Hal ini dikarenakan di Indonesia sendiri sampai hari ini masih memasuki musim liburan Idul Fitri sehingga masih banyak perusahaan yang belum beroperasi.

Akibatnya belum banyak pengguna yang menghidupkan komputer mereka, sehingga belum diketahui apakah virus Petya ini sudah mulai menjangkiti komputer-komputer di Indonesia.

Namun Menkominfo Rudiantara telah mengingatkan agar semua pengguna komputer di Indonesia berhati-hati.

Melalui himbauannya pada tanggal 28 Juni 2017 yang lalu Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan kepada masyarakat bahwa saat ini sedang terjadi serangan virus Petya dalam skala global.

Id-SIRTI yaitu sebuah organisasi pencegahan insiden serangan siber yang telah dimiliki Kemkominfo dikabarkan telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan dengan mengeluarkan notifikasi kepada seluruh mitra yang bekerja sama untuk segera melakukan pengamanan data di komputer-komputer terkait, serta selalu memantau pergerakan virus Petya di Idonesia.

 

Cara penyebaran virus Petya

Sama halnya dengan Virus Wannacry yang menyerang pada bulan Mei 2017 lalu, maka cara penyebaran virus ransomware ini juga melalui file attachment di email serta penyebaran link-link yang menuju ke situs malware.

Menurut sebuah sumber terpercaya, virus ini mengeksploitasi sebuah kelemahan EternalBlue milik Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA), untuk kemudian memanfaatkan jadwal update sebuah software bernama MeDoc Software Suite yang banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan di Ukraina.

Jadwal update MeDoc yaitu tanggal 27 Juni 2017 bahkan waktu updatenya yaitu jam 10:12 UTC dikabarkan sesuai dengan mulainya serangan global virus Petya ini.

Bahkan di websitenya MeDoc Software Suite telah terpampang sebuah pengumuman berbahasa Rusia yang mengatakan “Dalam server kami telah terjadi serangan virus global, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi”.

Selanjutnya dengan menggunakan versi yang telah dimodifikasi dari EternalBlue SMB Exploits , setidaknya beberapa bagian dalamnya bersamaan dengan WMI Commands, Mimikatz, dan PSExec kemudian mulai menyebar untuk mulai menginfeksi sistem lainnya dalam jaringan network.

Hingga saat ini terdeteksi penyebaran dengan eksploit ini masih terus menyebar dengan cepat ke seluruh jaringan network dunia dan belum ditemukan Kill Switch (tombol pembunuh) seperti yang ditemukan oleh seorang praktisi komputer Inggris untuk membunuh virus wannacry.

Bahkan hanya dalam beberapa saat saja virus ini telah berkembang dalam berbagai versi dari ransomware asli Petyaware sekarang telah terdeteksi sebuah ransomware varian bernama Petyawrap.

Cara mengatasi serangan virus Petya

Hingga saat artikel ini ditulis belum ditemukan cara mengatasi serangan virus Petya ini, namun ada beberapa langkah yang dihimbau Kemkominfo untuk mencegahnya yaitu :

cara mengatasi virus petya

Ya, langkah awal adalah segera melakukan Backup data di tempat terpisah agar data – data anda aman jika suatu waktu komputer anda terkena dampak serangan cyber, dan lakukan backup data secara berkala.

waspada ransomware petya

Menkominfo juga menyarankan selalu gunakan sistem operasi dan software orisinal agar selalu mendapat update berkala dari penyedia layanan.

Selain itu juga dihimbau agar kita selalu melakukan update antivirus secara berkala, dan juga selalu mengganti password akses-akses penting kita secara berkala dan menyimpannya di tempat yang aman.

Selain itu Id-SIRTII (Indonesia Security Incident Response Team on Internet and Infrastucture) juga memberikan langkah teknis sebagai berikut :

  1. Jika komputer kita terkena serangan virus Petya maka akan terlihat peringatan di komputer kita seperti ini : DO NOT TURN OFF YOUR PC! IF YOU ABORT THIS PROCESS, YOU COULD DESTROY ALL OF YOUR DATA. PLEASE ENSURE THAT YOUR POWER CABLE IS PLUGGED IN.
  2. Jika pesan ini muncul maka menurut himbauan Id-SIRTII justru sebaiknya kita mematikan komputer kita secepatnya.
  3. Jika komputer mati maka diharapkan data-data didalamnya akan aman-aman saja sampai ditemukan cara membunuh (Kill Switch) virus Petya ini.

Demikianlah kabar mengejutkan yang akan menyambut kita setelah libur lebaran ini usai . Diharapkan semoga Indonesia tidak terkena dampak serangan siber jenis baru ini, dan juga mari kita berharap bersama agar segera ditemukan Kill Switch untuk membunuh virus Petya ini sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih parah.

Karena kabarnya dampak virus ini telah berhasil membuat kerusakan yang lebih parah dari virus wannacry bulan Mei lalu.

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dishare , siapa tahu ada rekan atau keluarga yang membutuhkan. Untuk share silahkan klik tombol share dibawah.

Jika ingin tahu lebih banyak mengenai hal-hal yang berkenaan dengan internet dan pemasaran online, silahkan klik link pendaftaran free member di bawah untuk mendapat tutorial gratis selama 3 tahun melalui email.

Yuk dibaca juga :

Bisnis online yang langsung menghasilkan untuk pemula

Behind The Scene Film Pirates of The Caribbean Dead Men Tell No Tales (2017)

6 Langkah mudah memulai bisnis online dari nol hingga sukses

 

 

Cara Download Youtube Lewat Website Tanpa Aplikasi
Trik Bermain Clixsense Supaya Penghasilan Meningkat
Yuk bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan