FAQ Schema Markup Trik SEO Yang Mendatangkan Trafik

FAQ Schema Markup adalah sebuah trik yang saat ini mulai banyak dilakukan oleh para content creator di websitenya.

Seperti kita tahu bahwa Google terus berkembang untuk memberikan User Experience (UX) yang lebih baik kepada penggunanya.

Oleh karena itu srategi SEO kita juga akan terus berkembang supaya bisa terus mengikuti perkembangan Google.

Mengenai FAQ Schema Markup saya sendiri juga baru menyadarinya , padahal selama ini sudah sering saya lihat sewaktu mencari kata kunci di Google.

Menurut penelitian yang sudah dilakukan, FAQ Schema Markup ini berpotensi meningkatkan trafik 4X lipat untuk website yang melakukannya.

Melalui artikel ini kita akan sama-sama belajar apa itu FAQ Schema Markup , bagaimana cara membuatnya, dan apa saja keuntungan yang didapatkan jika menggunakannya.

Harapan saya semoga artikel ini bisa membantu anda yang kesulitan dalam mendapatkan ranking dan trafik untuk website atau blognya.

Artikel ini juga saya tujukan buat rekan-rekan yang merasa SEO itu sulit, sangat memusingkan, karena dengan melakukan hal ini potensi untuk artikel kita mendapat hasil ranking yang tinggi cukup besar.

Apalagi kalau saya perhatikan saat ini belum banyak blog Indonesia yang menerapkan hal ini.

Apa Itu FAQ Schema Markup ?

FAQ Schema Markup adalah sebuah bagian dari artikel yang berisi mengenai Pertanyaan dan Jawaban (Q & A) yang akan dimuat Google dalam hasil pencarian akan sebuah kata kunci.

Untuk lebih jelasnya mari sama-sama kita praktekan saja.

Untuk contoh ini saya akan mencoba mencari di Google kata kunci “Diet Keto”

Maka inilah hasil hasil yang diberikan oleh Google.

contoh FAQ Schema Markup

Jika diperhatikan ada kotak merah yang saya berikan dan tanda panah yang mengarah ke kotak tersebut – Ya Itulah yang disebut dengan FAQ Schema Markup.

Jika kita buka maka akan ada jawaban-jawaban langsung yang bisa kita baca tanpa harus mengunjungi artikelnya.

Apa Orang Masih Masuk Ke Artikelnya?

Mengetahui hal ini mungkin sebagian dari anda berpikir.

Kalau hanya dengan membuka FAQ ini saja mereka sudah mendapat jawaban yang mereka cari, apa mungkin bisa meningkatkan trafik (pengunjung) ?

Bukannya malah menurunkan trafik dan merugikan si pemilik artikel tersebut?

Pertanyaan tersebut wajar timbul, dan tidak ada jawaban pasti mengenai hal ini.

Namun kenyataannya banyak yang mengalami artikelnya mengalami peningkatan trafik yang cukup signifikan setelah menerapkan trik ini di dalamnya.

Bisa saja karena tadinya artikel mereka tidak masuk dalam ranking Google.

Kemudian mereka membuat FAQ ini dan pertanyaannya mendapat promosi dari Google sehingga dimunculkan dalam ranking.

Karena muncul di halaman 1 Google akhirnya orang klik dan sebagian yang penasaran tetap klik artikel tersebut untuk membaca secara lengkap.

Inilah mungkin yang menyebabkan kenapa dengan menerapkan trik ini rata-rata artikel mengalami 4x peningkatan trafik.

Keuntungan Menggunakan FAQ Schema Markup

Sejak Mei 2019, Google mulai memberikan tempat khusus untuk Rich Snippets dan Featured Snippets .

Buat yang belum tahu apa itu Rich Snippets dan Featured Snippets , secara singkat adalah sebuah hasil pencarian Google (SERP) yang menyertakan cuplikan kecil berbagai konten yang relevan dengan query (kata kunci).

Snippets ini bentuknya bisa bermacam-macam.

Jika anda dulu mengetikkan sebuah kata kunci di Google yang muncul hanyalah link-link website.

Namun semenjak diberikannya tempat untuk Rich Snippets dan Featured Snippets oleh Google, maka SERP (hasil pencarian) sekarang berubah.

Kalau anda menyadari hasil pencarian Google terkadang menampilkan juga gambar, video, kutipan yang berkaitan dengan query.

Itulah yang dinamakan Rich Snippets dan Featured Snippets, contohnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini saat kita mengetikan kata kunci “sepeda brompton”.

apa itu rich snippets

Nah , FAQ Schema Markup juga termasuk dalam salah satu kategori Rich Snippets ini, sehingga juga diberikan tempat khusus oleh Google.

Bagi para pakar SEO tentu saja mereka sudah menerapkan hal ini sebagai salah satu faktur pendulang trafik bagi mereka.

Namun anehnya menurut Neil Patel hanya baru 1% dari website yang ada di dunia yang menerapkan hal ini.

Padahal ini adalah salah satu trik potensial untuk mendapat promosi Google dalam SERP mereka.

Karena itu keuntungan kita kalau menerapkan hal tersebut tentunya artikel dan website kita belum memiliki banyak saingan.

Sehingga peluang kita dipromosikan Google akan sangat besar.

Cara Membuat FAQ Schema Markup

Karena saya lebih banyak menggunakan WordPress maka dalam penjelasan saya tentunya ditujukan untuk anda yang menggunakan WordPress.

Namun bagi pengguna platform lain , sebenarnya hal ini bisa saja diterapkan namun tentu caranya berbeda.

Untuk pembuatannya di sini kita akan membuat dengan cara mudah yaitu menggunakan Plugin YOAST SEO.

Kenapa saya memilih hal ini, karena saya yakin banyak dari rekan-rekan blogger yang menggunakan WordPress.

Saya juga yakin rekan-rekan banyak yang menggunakan YOAST SEO Plugin untuk tools SEO nya.

Buat anda yang belum mengetahui mengenai YOAST SEO dan cara memasangnya bisa membaca artikel saya mengenai hal itu pada link di bawah ini :

PLUGIN YOAST SEO PENJELASAN DETAIL & CARA MEMASANGNYA

Praktek Membuatnya Dengan YOAST SEO

Jika semua sudah siap kita akan mulai praktek membuatnya.

Secara singkat cara membuat FAQ Schema Markup adalah :

  1. Pada Blok Gutenberg dimana akan kita tempatkan FAQ ini klik tombol “+”.
  2. Pilih Jelajahi Semua.
  3. Pada kolom pencarian ketik “Structure Data”.
  4. Pilih FAQ Yoast.
  5. Silahkan mulai ketik Pertanyaan dan Jawabannya.
  6. Setelah selesai bisa kita terbitkan (Published).
  7. Jangan lupa submit URL artikel di Google Search Console supaya cepat terindeks oleh Google.

Itu adalah cara singkatnya.

Sekarang saya akan menjelaskannya secara detail dengan dibantu gambar agar bisa lebih mudah dipahami.

1. Klik Tombol “+” Pada Blok Gutenberg

Saya harap rekan sudah tidak asing dengan istilah Blok Gutenberg, yaitu blok editor yang diterapkan WordPress saat ini.

Hal inipun bisa saja diterapkan pada classic editor bagi anda yang masih memutuskan untuk menggunakan editor wordpress model lama.

Untuk lebih jelasnya bisa lihat pada gambar di bawah ini yang merupakan screenshot dari artikel ini saat dituliskan.

cara membuat faq schema markup

Pada gambar di atas yang saya beri kotak merah , itulah blok Gutenberg dimana akan kita tempatkan FAQ kita.

Silahkan klik pada tanda “+” yang saya tunjukan dengan panah.

2. Pilih Jelajahi Semua

Setelah kita klik tanda “+” pada samping kanan blok Gutenberg kita, maka kita akan diberikan pilihan blok apa yang akan kita tambahkan.

Pada bagian ini jika sudah ada pilihan FAQ Yoast bisa langsung dipilih.

Namun jika belum ada silahkan pilih “Jelajahi Semua”

tutorial SEO tentang Schema

Setelah kita melakukan klik maka akan terbuka semua pilihan blok yang bisa ditambahkan.

3. Pada Kolom Pencarian Ketik Structure Data

Selain pilihan Jelajahi semua kita bisa juga langsung mengetikkan “Structure Data” pada kolom yang bertuliskan “Cari Blok” pada gambar di atas.

Namun jika kita memilih untuk melakukan klik pada pilihan Jelajahi Semua maka kita akan diberikan pilihan semua jenis blok yang bisa ditambahkan.

Setelah terbuka semua pilihan tersebut, maka untuk memudahkan pencarian kita juga bisa ketik “Structure Data” di kolom pencarian.

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar berikut :

mencari tanya jawab yoast

Nanti kita akan diberikan pilihan lanjutan, jenis blok structure data apa yang ingin ditambahkan.

4. Pilih Tanya Jawab Yoast atau FAQ Yoast

Pada pilihan tersebut silahkan pilih saja Tanya Jawab Yoast atau FAQ Yoast seperti pada gambar di bawah ini.

tutorial SEO tentang schema markup

Jika kita memilih pilihan tersebut maka fitur tanya jawab / FAQ akan ditambahkan dalam blok Gutenberg kita.

5. Silahkan Buat Pertanyaan dan Jawabannya

Jika template FAQ Yoast sudah dimunculkan maka pada bagian ini kita bisa mulai mengetik pertanyaan di baris yang sudah disediakan.

Jangan lupa mengisikan jawabannya pada kolom di bawahnya.

tampilan FAQ Yoast

Pada gambar di atas saya sudah memberi tanda bagian-bagian untuk membuat FAQ Schema Markup ini dengan menggunakan Yoast SEO.

Bagian-bagian tersebut adalah :

  1. Baris untuk menuliskan pertanyaan.
  2. Baris untuk menuliskan jawaban dari pertanyaan di atasnya .
  3. Tombol Untuk mengatur posisi pertanyaan.
  4. Untuk menambahkan gambar (sebaiknya tidak usah dipakai karena tidak akan tampil di SERP).
  5. Tombol untuk menghapus baris pertanyaan.
  6. Untuk menambah pertanyaan baru.

6. Simpan Atau Terbitkan

Setelah selesai membuat bagian ini kita bisa menyimpan atau menerbitkan layaknya artikel biasa.

7. Submit URL Artikel ke Google Search Console

Ini merupakan bagian penting yang sering terlewatkan.

Memang sih langkah ini optional atau bukan merupakan suatu keharusan.

Namun dengan kita melakukan hal ini kita bisa mempercepat proses indeks dari Google untuk FAQ di artikel kita.

Neil Patel sendiri mengajarkan dia melakukan ini secara berulang-ulang sampai artikelnya masuk indeks Google.

Caranya adalah copy URL artikel kita, kemudian buka Dashboard Google Search Console kita.

Pada bagian kolom yang bertuliskan ” Inspect any URL …” pastekan URL yang sudah kita copy tadi.

cara submit url di google search console

Tunggu proses Google memeriksa url tersebut beberapa detik.

Setelah selesai klik “Request Indexing” dan tunggu sampai proses selesai.

Cek artikel kita di Google apakah sudah muncul bagian FAQ Schema Markup nya.

Cara ceknya jika artikel kita belum dapat ranking adalah di pencarian Google ketikkan “website anda + kata kunci”.

Misal website saya : asalanajadeh.com kemudian artikel kita kata kuncinya cara main gitar, maka kita bisa cari “asalanajadeh.com cara main gitar”

Jika belum ditemukan , maka kembali lagi ke Google Search Console, ulangi lagi langkah untuk meminta request index tadi berulang-ulang sampai artikel kita muncul di hasil pencarian Google.

Apa Tidak Apa-Apa Meminta Request Index Berulang-Ulang ?

Dalam Google Search Console, Google memberikan keterangan bahwa meminta request index berulang-ulang tidak akan mempercepat proses indeks artikel kita.

Namun saya melihat Neil Patel melakukan hal ini.

Dalam videonya tersebut dapat dilihat bahwa setelah melakukan request index berulang-ulang tidak lama kemudian artikelnya muncul di SERP.

Jadi menurut saya hal ini aman dilakukan, namun kembali pertimbangan dan keputusan ada pada tangan anda sendiri.

Segala resiko ditanggung penumpang (hehe).

Hal Yang Dilarang Google Dalam FAQ Schema Markup

Walaupun Google mendukung mengenai FAQ Schema Markup ini namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Karena ada hal yang boleh dan dilarang oleh Google untuk diletakkan dalam FAQ ini.

Hal Yang Dilarang Google

Berikut adalah beberapa hal yang dilarang Google untuk ditempatkan dalam bagian FAQ Schema Markup :

  • Semua pertanyaan dan jawaban harus ditulis oleh sendiri, Google melarang menempatkannya dalam sebuah konten terbuka dimana pembaca bisa ikut menuliskan jawaban di dalamnya.
  • Google melarang menggunakan bagian ini untuk mempromosikan sesuatu, jadi bagian ini hanya murni pertanyaan dan jawaban yang memberikan manfaat kepada pengguna.
  • Kita juga dilarang menaruh segala hal yang berkaitan dengan kekerasan, hal yang berbau seksual, kata-kata cabul dan tidak senonoh, aktivitas berbahaya, hal-hal ilegal, ujaran kebencian, dan kata-kata yang melecehkan.
  • Bagian FAQ ini juga bukan merupakan clickbait (pancingan) , yang hanya terlihat di SERP (hasil pencarian) namun tersembunyi di artikel aslinya. Jadi user harus bisa melihat bagian FAQ ini juga kalau mereka mengunjungi artikel aslinya.
  • Setiap pertanyaan dan jawaban yang diberikan dalam bagian ini harus berkaitan (relevan) dengan artikel aslinya. Kita dilarang membuat artikel dengan topik yang berbeda namun menggunakan FAQ Schema ini sebagai pancingan.
  • Bagian ini harulah hanya berupa Pertanyaan dan Jawaban yang berkaitan. Google juga melarang bagian ini diisi dengan komentar untuk mengomentari sesuatu atau memberikan pendapat pribadi tentang sesuatu.

Sebenarnya masih ada hal-hal lain yang mungkin juga tidak secara jelas dilarang Google.

Namun landasannya tentu saja kembali kepada User Experience (UX), yaitu bagaimana FAQ Schema Markup ini bisa memberikan manfaat kepada user.

Kita sah-sah saja melakukan yang dilarang Google tadi, namun jangan harap mendapat ranking dan dipromosikan oleh Google.

Untuk lebih lengkap mengenai apa yang boleh dan tidak boleh bisa lihat di petunjuk Google DISINI.

Kesimpulan dan Penutup

Setelah kita mempelajari manfaat yang dapat diberikan dengan menerapkan FAQ Schema Markup ini tentu sangat rugi jika kita tidak melakukannya.

Selain dengan menggunakan plugin Yoast SEO, masih banyak cara lain untuk membuatnya.

Baik secara manual maupun menggunakan plugin khusus FAQ yang lain.

Jadi apabila anda tidak menggunakan Yoast SEO bukan berarti anda tidak bisa membuat FAQ Schema Markup ini.

Salah satu plugin lain yang banyak digunakan selain Yoast SEO untuk membuatnya adalah :

  • Structured Content JSON-LD #WPSC.
  • FAQPage JSON-LD Schema Generator

Demikianlah artikel tentang satu trik simple yang berpotensi meningkatkan trafik (kunjungan) ke website anda.

Jika ada pendapat atau komentar silahkan isi bagian komentar di bawah artikel ini ya.

Jangan lupa juga untuk subscribe blog ini untuk mendapatkan artikel-artikel menarik lainnya dengan mengisi form berlangganan yang saya letakkan di bagian paling bawah blog ini.

Semoga artikel ini bisa berguna untuk rekan semua.

Bagian FAQ Schema Markup

Apa Itu FAQ Schema Markup ?

FAQ Schema Markup adalah sebuah bagian dari artikel yang berisi mengenai Pertanyaan dan Jawaban (Q & A) yang akan dimuat Google dalam hasil pencarian akan sebuah kata kunci.

Apa Keuntungan Menggunakan FAQ Schema Markup

– Berpotensi dipromosikan Google dalam SERP
– Lebih menarik untuk user sehingga potensi klik lebih besar
– Bisa mengangkat artikel yang sebelumnya rankingnya tidak baik
– Menurut penelitian berpotensi meningkatkan trafik sampai 4x lipat

Bagaimana Cara Membuat FAQ Schema Markup ?

Untuk WordPress bisa dengan 2 cara menggunakan plugin atau secara manual

Apa Saja Plugin WordPress Untuk Membuat FAQ Schema Markup?

Ada banyak tapi yang cukup sering digunakan adalah :
– Yoast SEO Plugin
– Structured Content JSON-LD #WPSC
– FAQPage JSON-LD Schema Generator

Apa FAQ Schema Markup hanya bisa dibuat di WordPress ?

Tidak , bisa juga dibuat di platform yang lain. Namun di WordPress kita diberikan kemudahan karena bisa membuatnya menggunakan Plugin.

Snippets Adalah Salah Satu Trik SEO Yang Sangat Berguna
Daur Ulang Artikel : Trik Hebat Menghidupkan Artikel Lama
Yuk bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan