Cara Memilih Laptop Yang Bagus Untuk Pemakaian Sehari-Hari

Cara memilih laptop yang bagus sering menjadi pertanyaan banyak orang yang awam dengan dunia komputer.

Seperti saya , belum lama ini mendapat pertanyaan dari seseorang yang ingin membelikan anaknya sebuah laptop untuk dapat dipakai belajar online di masa pandemi ini.

Ya, selama masa pandemi Covid-19 ini tiba-tiba kebutuhan akan perangkat belajar online semakin meningkat.

Walaupun bisa melalui handphone tapi saya pribadi memang merasa kasihan jika anak harus belajar dengan melihat layar handphone yang kecil.

Oleh karena itu layar laptop yang lebih lebar bisa menjadi solusi yang lebih baik, walaupun tentunya harus mengeluarkan biaya yang lebih besar.

Karena akhir-akhir ini saya sering mendapat pertanyaan mengenai cara memilih laptop yang bagus, maka saya terpikir tentu rekan-rekan juga banyak yang menanyakan hal tersebut.

Semoga artikel ini bisa menjadi setidaknya sedikit pencerahan bagi rekan-rekan yang saat ini sedang mencari laptop.

Tentukan Dahulu Kebutuhannya dan Budget Anda

Sebelum kita melangkah lebih jauh dalam pembahasan kita, maka disini saya ingin anda menentukan dulu apa tujuan pembelian laptop ini.

Karena beda tujuan tentu akan sangat berbeda dalam cara pemilihan laptopnya.

Contohnya jika anda sedang mencari laptop untuk keperluan gaming tentu spesfikasi yang dicari akan sangat berbeda dengan orang yang membutuhkan laptop untuk pekerjaan kantoran.

Atau jika anda membutuhkan laptop untuk desain multimedia, seperti render video, desain grafis, dsb. maka laptop yang dicari tentunya harus memiliki kemampuan olah grafis yang mumpuni.

Untuk itu artikel saya disini hanya membatasi cara memilih laptop yang bagus untuk pekerjaan sehari-hari.

Apa itu pekerjaan sehari-hari ?

Misalnya untuk mengerjakan pekerjaan kantoran, atau untuk mengerjakan tugas anak sekolah, browsing atau untuk belajar online, meeting online, dan berbagai kegiatan umum sehari-hari.

Oleh karena itu saya juga akan membatasi range budget untuk pembahasan kita kali ini di kisaran harga maksimal sd.5 jutaan.

Karena menurut saya itu budget maksimal yang biasanya disediakan untuk orang yang sedang mencari laptop untuk kegiatan sehari-hari.

Cara Memilih Laptop Yang Bagus

Sekarang kita akan melihat apa saja faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam memilih laptop yang bagus untuk pekerjaan sehari-hari.

Sebagai ringkasan berikut beberapa faktor yang harus diperhatikan :

  1. Processor Laptop.
  2. Memori (RAM) Laptop.
  3. Kartu Grafis (VGA) Laptop.
  4. Kapasitas Penyimpanan (Hardisk).
  5. Jenis dan Kecepatan Hardisk.
  6. Fitur Yang Ditawarkan (Webcam,HDMI,USB 3.0,VGA).
  7. Operating System.
  8. Ukuran Laptop.
  9. Kapasitas Baterai.
  10. Konektivitas (Wifi, Bluetooth)
  11. Ketersediaan Spareparts Pengganti.
  12. Apakah Hybrid Atau Tidak.
  13. Review User Lain.
  14. Tempat Membeli.
  15. Kualitas Layar.

Artikel ini akan coba menjelaskan satu persatu secara rinci mengenai faktor-faktor tersebut di atas.

Mari kita mulai !

Cara Memilih Processor Laptop

Untuk budget maksimal 5 jutaan tentu kita tidak bisa berharap mendapatkan laptop dengan spesifikasi Core i7 keatas.

Akan sangat sulit menemukannya, karena rata-rata Laptop dengan spesifikasi Core i7 memiliki harga mulai di angka 7 jutaan.

Kecuali kalau kita ingin membeli laptop second, kita masih bisa mendapatkannya.

Bagi yang belum tahu prosesor, adalah otak utama dari sebuah komputer sehingga sering disebut CPU (Central Processing Unit).

cara memilih prosesor laptop

Untuk prosesor sendiri terbagi menjadi 2 merk besar yaitu :

  • Prosesor Intel yang sering diberi kode Core i3, Core i5, Core i7, Core i9,dsb.
  • Prosesor AMD yang kodenya A4,A6,A8,A10,Ryzen,dsb.

Umumnya user mempunyai anggapan bahwa prosesor intel masih lebih unggul jika dibandingkan dengan prosesor AMD.

Namun saya pribadi mengatakan bahwa prosesor AMD pun cukup bagus jika digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Ditambah lagi biasanya harga prosesor AMD yang lebih murah dari intel tentu lebih menarik.

Satu keunggulan lain dari AMD , ada jenis prosesor AMD yang digabungkan dengan VGA (Kartu Pengolah Grafis) sehingga disebut sebagai APU (Accelerated Processing Unit).

APU adalah gabungan Prosesor dan Kartu Grafis dalam 1 cetakan, sehingga jauh lebih hemat biaya dan hemat daya.

Intel pun juga ada yang menggabungkan kedual hal tersebut, namun biasanya VGA yang digabungkan adalah Intel HD Graphic yang menurut saya masih kalah jauh dibanding deretan VGA jajaran AMD.

Perhatikan Generasi Prosesor

Seperti yang sudah saya pernah tuliskan dalam artikel MENGATASI LAPTOP YANG LAMBAT sebelumnya bahwa prosesor memiliki generasi.

Jadi kita tidak bisa hanya asal melihat kodenya saja, contohnya Core i5 generasi ke-4 tentu performanya akan berbeda jauh dengan Core i5 generasi ke10 misalnya.

Padahal mereka sama-sama Core i5.

Banyak yang tertipu dengan hal ini, dianggapnya sebuah laptop sangat murah, padahal hal itu karena generasi prosesornya sudah sangat ketinggalan.

Ada resiko tersendiri saat kita membeli sebuah prosesor yang generasinya cukup lama dan telah discontinue.

Generasi Prosesor Intel

Berikut adalah generasi prosesor intel :

  • Generasi Pertama , Kode : Nehalem – Fabrikasi = 45nm.
  • 2nd Gen (thn 2011), Kode : Sandy Bridge – Fabrikasi = 32nm.
  • 3rd Gen (tahun 2012), Kode : Ivy Bridge – Fabrikasi = 22nm.
  • 4th Gen (tahun 2013), Kode : Haswell – Fabrikasi = 22nm.
  • 5th Gen (tahun 2014), Kode : Broadwell – Fabrikasi = 14nm.
  • 6th Gen (tahun 2015), Kode : Skylake – Fabrikasi = 14nm.
  • 7th Gen (tahun 2016), Kode : Kabylake – Fabrikasi = 14nm.
  • 8th Gen (tahun 2017), Kode : Cofee Lake – Fabrikasi = 14nm.
  • Gen 8 versi Mobile, Kode : Whiskeylake – Fabrikasi = 14nm.
  • 8th Gen versi Mobile, Kode : Cannonlake – Fabrikasi = 10nm.
  • 9th Gen, Kode : Coffe Lake Refresh – Fabrikasi = 14nm.
  • 10th Gen, Kode : Ice Lake – Fabrikasi = 10nm.
cara mengetahui generasi prosesor

Masing-masing generasi memerlukan socket yang berbeda-beda, contohnya untuk generasi pertama rata-rata memakai socket 1156.

Untuk generasi berikutnya memakai socket 1155.

Selanjutnya ada socket 2011, socket 2011-1, dsb yang mana socket lama sudah sulit untuk didapatkan.

Jadi tidak bisa prosesor generasi 2 misalnya dipasang ke motherboard terbaru, karena socketnya tidak cocok.

Akibatnya jika motherboard rusak sudah tidak ada lagi motherbard baru penggantinya karena sudah discontinue, resikonya komputer menjadi tidak bisa diperbaiki.

Itulah mengapa ada penjual yang menjual Core i7 dengan harga yang sangat murah, sementara penjual lainnya menjual dengan harga yang berbeda jauh.

Mereka memanfaatkan ketidak-tahuan pembeli, yang hanya memperhatikan serinya misalnya Core i7 tapi tidak memperhatikan generasinya.

Generasi Prosesor AMD

Sama seperti halnya intel, maka prosesor AMD pun memiliki beragam jenis dan tipenya.

  • K5.
  • K6.
  • K7 Athlon & K7 Sempron (versi murah pesaing Intel Celeron).
  • K8 Athlon 64, K8 Sempron.
  • Prosesor K8 Athlon 64 X2 (Dual Core).
  • K8 Turion & Turion X2 Untuk Mobile.
  • K10 Phenom (Quad Core), Phenom II ,Phenom II X2 dan X3.
  • Prosesor K10 Athlon II & K10 Sempron.
  • AMD K10 Fusion/Llano.
  • AMD Bulldozer : Zambesi.
  • Tipe AMD Piledriver : Trinity, Richland, Vishera.
  • Prosesor AMD Steamroller : GCN APU.
  • AMD Ryzen.

Socket untuk prosesor AMD inipun bermacam-macam, ada jenis socket AM, AM+, socket FM2+, dsb.

Untuk memilih prosesor laptop ini sebaiknya maksimalkan budget yang anda punya dengan jenis prosesor yang ada.

Membeli laptop dengan prosesor generasi lama bukan berarti lebih buruk, namun adakalanya membeli generasi lama dengan tipe lebih tinggi bisa lebih baik daripada membeli tipe baru tapi spesifikasinya rendah.

Hanya pastikan tersedia solusi jika suatu waktu laptop anda bermasalah.

Memori (RAM) Laptop

Bagian kedua yang harus anda perhatikan adalah kapasitas Memori atau RAM dari laptop tersebut.

RAM sangat penting untuk sebuah komputer menjalankan sistem operasi dan aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan.

Semakin besar RAM yang ada , maka semakin bagus.

Karena artinya semakin banyak aplikasi yang bisa dijalankan secara bersamaan (multitasking).

Adakalanya sebuah aplikasi membutuhkan RAM yang besar untuk dapat dijalankan, sehingga jika RAM laptop anda tidak cukup maka artinya anda tidak bisa menjalankan aplikasi tersebut.

Atau jikapun bisa maka aplikasi tersebut dijalankan dengan tersendat-sendat.

Jenis-Jenis RAM

Jenis RAM (Random Access Memory) secara umum dibedakan menjadi 2 macam :

  • RAM PC/Desktop yang disebut DIMM
  • RAM Laptop yang disebut SODIMM, yang lebih pendek.

Generasi RAM sendiri terus berkembang dari waktu ke waktu dengan terus meningkatkan kecepatan baca tulisnya (clokcspeed).

Secara mudah lihat saja kodenya , untuk RAM generasi lama disebut SDRAM (Single Data Rate RAM) sedangkan untuk yang tipe terbaru disebut DDR (Double Data Rate RAM).

DDR sendiri saat artikel ini ditulis, sudah mencapai generasi DDR5.

Namun tentunya memilih laptop dengan DDR5 membutuhkan biaya yang lebih mahal.

Untuk saat ini menurut saya laptop dengan RAM generasi DDR3 masih cukup aman, selain ramah di kantong untuk upgrade RAM SODIMM DDR3 masih tersedia melimpah di pasaran.

Kapasitas Ideal RAM Untuk Pekerjaan Sehari-hari.

Cara menentukan dan memilih RAM Laptop yang ideal untuk pekerjaan sehari-hari sangat tergantung dari aplikasi dan sistem operasi apa yang anda pakai ?

Untuk sistem operasi Windows 10 dan hanya menjalankan aplikasi Microsoft Office, menurut saya minimal RAM 4GB sudah cukup mumpuni.

Namun jika mau aman dan mendapatkan pengalaman komputasi yang lebih nyaman setidaknya Laptop minimal mempunyai RAM 8GB.

Kenapa karena biasanya sistem operasi dan anti virus saja sudah memakan memori yang cukup besar.

Belum lagi jika sambil bekerja kita mendengarkan Youtube, kemudian membuka beberapa tab browser seperti Chrome tentu membutuhkan kapasitas RAM yang lebih besar lagi.

Menurut yang saya ketahui untuk membuka 15 tab browser Chrome menghabiskan RAM sekitar 1-2GB.

Bayangkan jika laptop anda hanya memiliki RAM 2GB tentu tidak cukup untuk menjalankan banyak aplikasi.

Kartu Grafis (VGA) Laptop

VGA yang merupakan singkatan dari Video Graphic Array merupakan sebuah alat pengolah gambar dalam sebuah komputer.

Tanpa alat ini sebuah komputer tidak akan bisa mengeluarkan tampilan grafis ke monitor.

VGA ini terbagi dua jenis yaitu onboard (terpasang di motherboard/CPU) dan External.

Jika membahas lengkap tentang VGA tentu membutuhkan artikel tersendiri karena begitu banyaknya hal yang bisa dibahas.

Namun secara singkat dan sebagi info umum, cukup diketahui saja bahwa dalam pasar VGA ada 2 pemain besar yang saling bersaing satu sama lainnya.

Yaitu NVIDIA , biasa disebut kubu hijau karena warna kartu dan logonya cenderung hijau dan AMD Radeon yang biasa disebut kubu merah.

Walaupun merk VGA di pasaran bermacam-macam , namun umumnya menggunakan salah satu chipset VGA dari antara kedua kubu ini.

Yaitu Geforce dari NVIDIA dan jajaran ATI Radeon dari kubu AMD.

Cara Memilih VGA Untuk Laptop

Banyak laptop yang hanya menawarkan jenis VGA standard seperti Intel HD Graphics.

Hal ini biasanya dengan pertimbangan biaya akan bisa ditekan menjadi lebih murah.

Namun dengan VGA yang standar maka kinerja yang didapat juga standar dan kita tidak bisa berharap terlalu banyak.

Jika penggunaan kita hanya untuk menjalankan aplikasi Office dan sekedar browsing dan Youtube, Intel HD Graphics sudah cukup mumpuni.

Namun jika sesekali kita ingin menggunakan Photoshop, atau mengolah video standar maka sebaiknya memilih laptop dengan VGA yang jauh lebih baik.

Apalagi jika ingin kita gunakan bermain game yang cukup berat, tentunya VGA standar seperti Intel HD Graphics tidaklah cukup.

Anda dapat mempertimbangkan membeli laptop AMD yang chipsetnya APU (tergabung antara prosesor dan GPU/VGA).

Karena harganya biasanya lebih murah daripada laptop prosesor intel yang memiliki VGA terpisah.

Pengalaman saya menggunakan laptop dengan VGA GeForce GT520 sudah cukup lumayan kalau hanya untuk game ringan dan mengerjakan multimedia standar.

Misalnya Photoshop, Render Video , menjalankan DAW untuk rekaman musik, dsb.

Namun laptop saya didukung oleh memori RAM sebesar 12GB sehingga cukup menunjang kinerja CPU dan VGA tersebut.

Memori RAM VGA

VGA biasanya mempunyai memori atau RAM sendiri.

Hal ini karena dalam melakukan olah grafis, VGA juga membutuhkan RAM sebagai tempat proses datanya.

Sebisa mungkin pilih VGA dengan memori paling besar yang bisa didapatkan oleh budget anda, namun tentunya disesuaikan dengan bagian-bagian laptop lainnya.

Juga pilih memori generasi terbaru (DDR4 atau DDR5 mungkin).

Lebih bagus lagi jika laptop tersebut mempunyai fitur pengaturan pembagian kapasitas RAM melalui BIOS nya.

Sehingga kita bisa menentukan berapa RAM komputer yang akan kita bagi menjadi RAM VGA laptop tersebut.

Jadi kita bisa memperbesar RAM keseluruhan laptop, baru kemudian kita bagi kapasitasnya ke VGA kita.

Biasanya untuk laptop yang menggunakan prosesor bertipe APU memiliki fitur ini.

Sekedar saran jika ingin membagi memori RAM sebagai memori VGA , gunakan 2 slot terpisah supaya kinerja semakin lancar.

Misalnya anda ingin laptop anda memiliki RAM 8GB dan akan membagi sebagian sebagai memori VGA, maka jangan beli 1 keping 8GB kemudian dipasang di slot 1.

Tapi belilah 2 keping 4GB dan pasang dalam slot 1 4GB dan slot 2 4GB.

cara memilih memori laptop

Kapasitas Penyimpanan (Hard Disk)

Khusus untuk hard disk, saat ini sudah tersedia pilihan hard disk biasa atau SSD (Solid State Drive).

Dari segi performa SSD memiliki kecepatan baca tulis yang lebih tinggi dibanding hard disk biasa.

Hard disk biasa pun terbagi lagi menjadi 2 yaitu kecepatan 5400 RPM dan 7200 RPM, dimana yang 7200 RPM mempunyai kecepatan baca tulis yang lebih tinggi.

Khusus untuk hard disk saya rasa jika untuk mengerjakan pekerjaan sehari-hari, menggunakan hard disk biasa sepertinya masih cukup mumpuni.

Hanya saja pastikan hard disk tersebut mempunyai kecepatan di 7200 RPM.

Untuk kapasitasnya usahakan memilih minimal yang 500GB.

Hal ini karena saat ini saya lihat ada kecenderungan orang untuk menyimpan foto dan videonya di dalam hard disk laptop.

Sehingga dengan kapasitas hard disk 500GB setidaknya kita tidak kerepotan dengan masalah hard disk penuh untuk beberapa jangka waktu.

Walaupun memang bisa disimpan dalam hard disk eksternal (hard disk tambahan), namun jauh lebih nyaman jika semua file kita ada dalam 1 laptop bukan ?

Fitur Yang Ditawarkan

Sebagai salah satu bahan yang perlu dipertimbangkan saat memilih laptop fitur-fitur yang ditawarkan juga sebaiknya diperhatikan.

Apalagi saat ini banyak yang ingin membeli laptop untuk keperluan pekerjaan online, atau belajar online.

Tentu faktor webcam, speaker, dan microphone laptop perlu menjadi pertimbangan serius.

Kita tentu tidak ingin sudah mengeluarkan uang untuk membeli laptop, namun masih harus mengeluarkan uang tambahan untuk membeli webcam tambahan.

Utamanya perhatikan kualitas webcamnya, karena banyak sekali laptop yang memberikan webcam dengan kualitas seadanya bahkan sangat buruk.

Patah-patah saat digunakan, resolusi yang pecah , dsb.

Hal ini akan sangat mengganggu jika kita gunakan untuk meeting online misalnya, atau untuk kelas online.

Anda harus mencobanya sendiri secara langsung untuk melihat seperti apa kualitas yang ditawarkan webcam, speaker dan microphone laptop tersebut.

Selain fitur itu, fitur-fitur gimmick semacam pengaman finger print, face unlock, speaker dolby, dsb menurut saya tidak terlalu penting untuk diperhatikan.

Contohnya saya pernah tertarik dengan gimmick yang mengatakan laptop tersebut menggunakan speaker keluaran Altec Lansing yang mana saat itu terkenal dengan speaker-speaker berkualitasnya.

Ternyata setelah saya gunakan, kualitas suaranya layaknya suara speaker laptop umumnya, ga bagus-bagus amat…hehe.

Fitur lain yang juga harus dipertimbangkan adalah bentuk keyboard dan mouse padnya, sesuaikan bentuk keyboard dan mouse yang anda sukai.

Lihat apakah mouse pad laptop tersebut mendukung gesture seperti scroll down/scroll up, atau ketuk 2x untuk klik tombol mouse kiri, dsb.

Operating System Yang Ditawarkan

Hal ini seringkali luput dalam pengamatan seseorang yang hendak memilih laptop.

Banyak sistem operasi yang ditawarkan dalam paket penjualan laptop , baik yang resmi maupun non resmi.

Namun jika anda memiliki atau bisa menginstal sistem operasi sendiri, saran saya beli saja laptop polosan (dengan sistem operasi DOS).

Itu akan bisa jauh menghemat biaya pengeluaran laptop anda.

Anda nantinya bisa menginstal sistem operasi gratisan macam Linux (jika anda paham penggunaan Linux), atau sistem operasi yang anda miliki.

Namun jika dalam paket penjualannya, kita disertakan paket Windows RESMI yang cukup murah saran saya ambil yang paket.

Kenapa ?

Karena kita tidak pernah tahu apakah laptop kita akan kita bawa bepergian kemana, ke tempat siapa saja, dsb.

Dengan menggunakan sistem operasi yang resmi kita tidak akan khawatir saat kita bepergian, misalnya ke bandara yang terkenal suka memeriksa apakah ada program bajakan terinstal di laptop kita.

Untuk Sistem Operasi Windows resmi biasanya di bawah laptop kita ditempelkan stiker yang membuktikan Windows kita original seperti gambar di bawah ini.

stiker windows original

Ukuran Laptop

Bagi anda yang mempunyai mobilitas tinggi, maka perlu mempertimbangkan ukuran dan berat laptop tersebut.

Laptop generasi lama umumnya memiliki bentuk dan ukuran yang lebih tebal dan lebih berat.

Sedangkan untuk generasi-generasi terbaru sudah ada yang dinamakan Ultrabook, yaitu laptop yang dibuat sangat tipis dan ringan.

Tentunya Ultrabook akan memiliki harga yang jauh lebih mahal dibandingkan laptop generasi lama.

Namun jika anda tidak masalah dengan berat dan ukuran laptop generasi lama, sepertinya sah-sah saja sepanjang kinerjanya sesuai dengan kebutuhan anda.

Kapasitas Baterai

Sama halnya dengan handphone, alasan seseorang membeli laptop tentunya karena bisa bekerja mobile tanpa harus terus menerus terhubung dengan sumber daya.

Bagi anda yang sering bekerja jauh dari sumber daya, misalnya di cafe, sering meeting di food court, atau tempat-tempat lain yang jauh dari sumber daya, kapasitas ketahanan baterai bisa menjadi pertimbangan.

Walaupun saat ini banyak juga tempat-tempat hang out yang menyediakan fasilitas sumber daya misalnya untuk charging hp yang bisa juga digunakan untuk laptop, namun tidak ada salahnya memiliki laptop dengan kapasitas baterai yang besar.

Pastikan juga ketersediaan baterai pengganti bagi laptop tersebut.

Karena biasanya baterai adalah bagian pertama yang paling dulu berkurang kinerjanya sehingga harus mengalami pergantian.

Baterai yang sudah kurang optimal menyebabkan laptop hanya bisa menyimpan daya dalam waktu yang sebentar.

Akibatnya laptop anda harus terus menerus terhubung ke sumber daya untuk dapat digunakan.

Konektivitas Yang Diberikan

Perhatikan juga konektivitas yang diberikan meliputi fitur Wifi, Bluetooth, slot USB, apakah tersedia port HDMI atau kabel VGA.

Fitur Wifi biasanya sudah menjadi fitur standar yang tersedia pada setiap laptop generasi modern.

Namun ada kalanya Wifi tersebut bermasalah seperti tidak mau dihidupkan, tidak mau terkoneksi dengan jaringan, dsb.

Pada saat anda membeli , pastikan fitur ini berfungsi dengan baik, karena apabila bermasalah akan sangat menyulitkan penggunaan laptop anda nantinya.

Hal yang perlu diperhatikan lainnya adalah apakah tersedia slot USB yang cukup, karena laptop seringkali membutuhkan slot untuk flashdisk, mouse tambahan, dsb.

Menurut saya laptop harus memiliki setidaknya 3 slot agar nyaman digunakan.

Lihat juga apakah laptop tersebut menawarkan slot USB versi 3.0 (biasanya slotnya berwarna biru).

Karena hal tersebut akan sangat berguna saat kita melakukan transfer data yang besar (misalnya dari hard disk eksternal).

Khusus untuk port VGA / HDMI hal ini akan sangat dibutuhkan apabila laptop anda akan digunakan dalam presentasi.

Jika tidak ada port tersebut terutama Port VGA, maka anda akan repot memindahkan data-data di dalam laptop ke flash disk untuk kemudian digunakan dalam laptop lain saat presentasi.

Ketersediaan Spareparts Pengganti

Bagian ini kembali mengangkat apa yang telah saya jelaskan sebelumnya.

Pastikan laptop yang anda beli memiliki service center resmi atau setidaknya banyak terdapat spareparts pengganti di market place (tokopedia, shoppee,dsb).

Saya perhatikan dari banyak pengguna laptop, yang paling sering memerlukan penggantian adalah :

  • Baterai.
  • Upgrade RAM.
  • Power Supply / Adaptor.
  • Engsel casing yang retak/patah.
  • Kipas/ Fan CPU yang mati.
  • Thermal Pasta yang kering.

Pastikan apakah ada pengganti untuk sparepart-sparepart tersebut.

Saya pernah mengalami, namun ini di desktop pc bukan di laptop, dimana saat itu PC saya tersambar petir.

Setelah saya test kesimpulan saya adalah Motherboardnya mengalami kerusakan.

Processor saya cukup bagus yaitu Intel Core i5 dengan socket LGA 1156 dan motherboard saya Gigabyte.

Namun saat saya mencari Motherboard baru dengan socket LGA 1156 merk-merk terkenal sudah discontinue dan digantikan dengan Socket LGA 1150.

Yang tersedia adalah motherboard second ataupun merk-merk kurang terkenal seperti Amptron, Extreme, Bulldozer, Varro, dsb.

Karena pernah memiliki pengalaman yang sangat memusingkan kepala dengan merk tersebut, akhirnya sampai saat ini komputer tersebut sukses duduk manis koleksi debu di pojok kamar saya.

Anda tentu tidak ingin mengalami kejadian tersebut bukan?

Laptop Hybrid Atau Tidak

Pertimbangan lain dalam cara memilih laptop adalah apakah anda memerlukan laptop Hybrid atau tidak.

Laptop Hybrid adalah laptop yang layarnya bisa dilepas sehingga menjadi sebuah tablet.

Belakangan ini fenomena laptop hybrid mulai disukai oleh banyak kalangan karena bisa sangat praktis untuk dibawa-bawa.

Beberapa bahkan menawarkan dengan harga yang cukup terjangkau.

Hal ini bisa menjadi salah satu fitur menarik untuk anda pertimbangkan.

cara memilih laptop hybrid

Salah satu kelebihan daru laptop Hybrid adalah layarnya umumnya sudah touch screen.

Namun untuk menjaga harga jualnya tetap terjangkau beberapa produsen tentu mengkompromikannya dengan menyunat beberapa fitur lainnya.

Pertimbangkan apakah fasilitas hybrid dan fitur yang ada sesuai dengan kebutuhan anda atau tidak.

Review User Lain Sebagai Point Penting Dalam Cara Memilih Laptop

Jika anda sudah memiliki salah satu pilihan, baik merk dan tipenya maka salah satu salah satu point penting untuk memilih laptop adalah dengan melihat review user lain.

Banyak hal yang bisa anda temukan dengan melihat review user lain tentang laptop yang menjadi incaran anda tersebut.

Cara Memilih Laptop Dengan Melihat Review di Youtube

Saat ini Youtube sudah menjelma menjadi surganya informasi bagi orang-orang yang mencari review tentang suatu produk.

Banyak reviewer yang mengupload video mereka dalam melakukan unboxing dan pengalaman mereka dalam mempergunakan produk tersebut.

Dengan melihat berbagai review tentang laptop yang sedang anda incar, percayalah bahwa anda akan segera mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan laptop tersebut.

Hal tersebut akan menambah bahan pertimbangan anda dalam menentukan pilihan, sehingga saat anda memiliki laptop tersebut anda sudah mengerti segala aspek yang ada.

Dengan melihat banyak-banyak review di Youtube akan mengurangi potensi anda menyesal karena membeli kucing dalam karung.

Namun dalam melihat review tersebut, satu hal yang harus diteliti apakah youtuber tersebut di endorse atau merupakan Youtuber yang dibayar untuk mempromosikan satu produk atau tidak.

Cari Youtuber umum yang melakukan reviewnya secara jujur tanpa bermaksud promosi terhadap barang yang direviewnya.

Pertimbangkan Memilih Tempat Membeli Laptop Anda

Tempat anda membeli laptop, bisa menentukan apakah anda akan puas dengan laptop yang anda terima atau tidak loh.

Ada beberapa penjual yang sudah terkenal dan dapat dipercaya yang bisa anda pilih sebagai tempat rekomendasi bagi anda.

Hati-hati dengan beberapa penjual yang terkenal tidak jujur dalam menjual laptop ini, terutama dalam membeli laptop second atau laptop bekas.

Banyak barang-barang refurbished (barang lama yang diperbaharui kembali), atau barang yang sudah discontinue dijual dengan iming-iming dan promosi yang berbunga-bunga.

Atau ada juga penjual di tempat-tempat besar yang sebenarnya menjual laptop dengan harga yang “sangat tinggi” jauh di atas harga pasaran.

Carilah tempat membeli yang penjualnya dengan jujur mengemukakan apa saja kelebihan dan kekurangan laptop yang akan anda beli tersebut.

Silahkan Googling mengenai review toko-toko komputer terpercaya untuk menentukan dimana anda akan membeli laptop tersebut.

Ukuran dan Kualitas Layar Laptop

Sebagai point terakhir tentukan juga ukuran dan kualitas layar laptop yang anda inginkan.

Ada laptop yang memiliki layar “kecil” yaitu 10 inch , ada juga laptop standar yang memiliki layar 14″, namun ada juga yang layarnya berukuran besar seperti 17″,19″ dst.

Tentunya ukuran layar ini berhubungan erat dengan ukuran dan besar laptop seperti yang sudah kita bahas sebelumnya.

Jenis-jenis layar laptop sendiri juga banyak macamnya ada yang LCD maupun LED.

Umumnya laptop generasi terbaru sudah menggunakan layar LED, namun sekarang pertanyaannya berapa resolusi maksimal yang anda butuhkan?

Apakah cukup Full HD ? Atau butuh yang 4K, bahkan 8K?

Jika untuk melakukan pekerjaan sehari-hari, maka resolusi full HD sepertinya sudah lebih dari cukup.

Karena semakin tinggi resolusi sebuah layar laptop tentu akan berkaitan erat dan harga laptop itu sendiri.

Kesimpulan Cara Memilih Laptop

Demikianlah beberapa point penting sebagai cara memilih laptop yang bisa saya berikan.

Mungkin ada beberapa faktor lain untuk menjadi tambahan, seperti desain dan kualitas bahan, pertimbangan merk.

Namun semuanya akan bisa anda ketahui dengan melihat review user lain seperti yang sudah kita bahas sama-sama di atas tadi.

Semoga artikel ini bisa menjawab pertanyaan banyak rekan-rekan yang bingung bagaimana cara memilih laptop yang baik.

Silahkan share artikel ini jika ada rekan anda yang mengalami kebingungan yang sama dengan anda.

Apabila ingin terus mendapatkan artikel-artikel mengenai komputer, bisnis online dan artikel yang bisa menambah pengetahuan kita silahkan isi formulir berlangganan di bawah blog ini.

Anda akan mendapatkan notifikasi di email anda setiap ada artikel baru yang diterbitkan di blog ini.

Membagi Memori VGA Onboard di BIOS Begini Caranya
Laptop Lambat ? Begini Cara Mengatasinya Dengan Mudah
Yuk bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan