Kursus SEO – Mengenal Apa Itu SEO Untuk Cepat Ranking 1 Google

Kursus SEO sering dicari oleh mereka yang ingin belajar lebih dalam mengenai SEO.

Apa itu SEO merupakan pertanyaan pertama yang ingin diketahui oleh mereka karena belum juga mendapat banyak trafik.

Mereka sudah membuat artikel yang bagus, tampilan website/blog yang keren, memperkayanya dengan berbagai hal menarik namun pengunjung yang diharapkan belum juga datang.

Saat mereka mencari penyebabnya, biasanya mereka akan bertemu dengan istilah SEO ini, dan kemudian bingung.

Sebagian mungkin pernah mendengar mengenai SEO ini, sebagian bahkan mungkin sudah sempat mempelajarinya.

Tapi mereka tetap belum jelas sebenarnya bagaimana sih penerapan SEO itu di dunia online.

Baca artikel ini sampai habis ya, disini saya ingin memberikan sebuah kursus SEO gratis yang akan saya bahas selengkap-lengkapnya.

Dengan meluangkan sedikit waktu membaca artikel ini sampai habis, anda akan setidaknya mendapat pengertian yang komperehensif mengenai SEO itu sendiri. (Promise !)

Namun jika ingin langsung mencari topik yang dituju silahkan bisa menggunakan daftar isi yang saya sisipkan dan klik langsung ke topik yang diinginkan.

Daftar Isi sembunyikan

Mengenal Apa Itu SEO Sebagai Fondasi Untuk Kursus SEO Anda

Sebelum melangkah lebih jauh ke dalam dunia SEO artikel ini akan mencoba terlebih dahulu menjelaskan apa itu SEO.

Artikel Kursus SEO Gratis ini juga mencoba menjelaskan jenis-jenis SEO , teknik-teknik SEO yang sudah usang dan sebaiknya dihindari, kemudian mengenal bagaimana algoritma Google bekerja.

Dengan mengetahui mengenai hal itu akan sangat membantu saat kita melangkah mempelajari SEO nantinya.

Untuk pertama saya akan mulai dengan menjelaskan mengenai SEO itu sendiri.

SEO secara singkatan merupakan kependekan dari Search Engine Optimization.

Jadi SEO adalah sebuah usaha untuk mengoptimasi karya online kita untuk dapat mudah ditemukan oleh mesin pencari.

Karya online kita bisa berupa artikel, video, audio musik, foto, dsb.

Mesin pencari sendiri yang paling populer saat ini adalah Google, kemudian yang mulai menyusul adalah Youtube.

Google bahkan dikatakan memegang 75% lebih pencarian yang dilakukan di dunia internet.

Apalagi dengan semakin banyaknya orang yang menggunakan HP android semakin mendongkrak kepopuleran mesin pencari Google ini.

Dilain pihak Youtube sekarang mulai dikategorikan sebagai mesin pencari karena semakin banyaknya orang yang mencari sesuatu melalui Youtube.

Misalnya review tentang sebuah produk, cara melakukan sesuatu , video-video pembelajaran dan sebagainya.

Hal itu mendorong Youtube semakin diperhitungkan dalam kita melakukan teknik SEO.

SEO sendiri bisa juga diartikan sebagai Search Engine Optimizer, yaitu suatu profesi yang tugasnya mengoptimasi sebuah karya online untuk mesin pencari.

Jadi SEO sendiri bisa dikatakan merupakan sebuah profesi yang sepertinya ke depan akan semakin dibutuhkan dalam dunia digital marketing.

Jadi mulailah menguasai SEO untuk dapat bertarung dalam dunia bisnis online ke depannya.

Kenapa SEO Penting ?

Kalau ditanyakan apakah SEO penting, maka pendapat banyak orang akan terbelah menjadi dua.

Alasan yang menganggap SEO penting vs SEO tidak penting

Dari gambar di atas kita bisa melihat masing-masing pihak memiliki alasannya sendiri-sendiri.

Saya sudah sempat menjelaskan di artikel sebelumnya kenapa saya memilih pendapat yang pertama.

BACA JUGA : SEO Mutlak Dilakukan Oleh Semua Bisnis Online

Saya pribadi menganggap bahwa SEO adalah sebuah proses yang harus dilakukan oleh orang yang terjun di dunia bisnis online, apapun bentuknya.

Untuk dapat mengerti kenapa saya memilih pendapat pertama kita bisa melihat fakta mengenai SEO di tahun 2019 :

  • Di tahun 2019 trafik yang datang ke website 75% berasal dari Google, 9.97% dari Bing, 9.34% dari Baidu, 2.77% dari Yahoo, sisanya merupakan pencarian langsung.
  • Jadi kalau dijumlahkan orang yang langsung mengunjungi website hanya 2.92% di dunia, sisanya akan mencari melalui mesin pencari,
  • 70% internet marketing dunia sepakat bahwa teknik SEO merupakan teknik terpenting bahkan melebihi teknik PPC seperti Google Ads, Facebook Ads, IG Ads.
  • 61% internet marketing dunia tersebut percaya bahwa dengan menerapkan SEO yang lebih baik akan meningkatkan rangking website secara signifikan.
  • Sebuah website yang tampil di halaman pertama Google urutan 1-5 mempunyai 67.60% kemungkinan akan di klik oleh pengunjung.

(Sumber : https://www.impactbnd.com/blog/seo-statistics)

Dengan melihat fakta diatas kita bisa mengetahui kenapa kita harus melakukan SEO.

Mari kita lanjutkan pembahasan Kursus SEO gratis kita ini.

1. SEO Penting Karena Lebih Dari 90% Pengunjung Datang Dari Mesin Pencari

Dengan melihat 1 fakta diatas saja bahwa lebih dari 90% orang membuka mesin pencari sebagai website awal mereka menunjukkan betapa pentingnya SEO.

Apalagi sekarang Google sudah terintegrasi dengan HP android yang mana merupakan HP sejuta umat.

Ditambah fasilitas yang terus bertambah dari Google seperti Google Voice Search, Google Lens, semakin mempermudah seseorang mencari sesuatu di internet.

Maka menurut saya adalah suatu langkah yang keliru kalau menyepelekan mengenai SEO.

2. SEO Akan Membawa Pengunjung Tertarget

Salah satu faktor pentingnya lagi dari SEO yaitu bahwa SEO membawa pengunjung tertarget ke website kita.

Ini berbeda dengan trafik / pengunjung dari media sosial yang tidak tertarget (media sosial umum yang memang tidak ditargetkan).

Sebagai contoh kita membuat artikel mengenai review sebuah produk pelangsing.

Kemudian kita promosikan dengan menyebarnya di Facebook, Whatsapp, Instagram, dll.

Maka tidak semua orang yang datang membaca artikel kita adalah orang yang mencari produk pelangsing.

Bisa saja itu teman kita yang penasaran kita menulis apa, atau hanya ingin tahu apa sih produk yang kita tawarkan.

Dengan pengunjung tidak tertarget seperti itu maka kemungkinan tingkat konversi (orang yang mau membeli produk kita akan rendah).

Berbeda jika artikel kita itu ditemukan dari mesin pencari oleh orang yang mengetikkan kata pencarian (kata kunci) “Review Produk Pelangsing”.

Maka saat ia menemukan website kita kemudian mengunjunginya, di hati orang tersebut memang sedang mencari review mengenai produk pelangsing tersebut.

Sehingga jika ulasan kita terasa masuk akal dan tepat, maka kemungkinan terjadinya pembelian (konversi) akan lebih tinggi.

Untuk SEO Funnelingnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

apa itu SEO dan apa kegunaannya

3. SEO Akan Membawa Trafik Organik ke Website Kita

Prinsip umum yang berlaku di dunia internet marketing adalah :

TRAFIK —> WEBSITE —> INCOME

Jadi tujuan semua bisnis online adalah mendatangkan trafik ke websitenya barulah kita akan mendapatkan penghasilan.

Mau sebagus apapun website kita, atau sekeren apapun video kita kalau tidak ada trafiknya, sama saja kita teriak-teriak jualan di pasar yang kosong.

Sama prinsipnya seperti penjelasan Nomor 2 tadi, bahwa SEO akan mendatangkan trafik yang tertarget.

Trafik yang datang dari mesin pencari inilah yang disebut dengan ‘trafik organik’.

Trafik yang mempunyai tingkat konversi besar.

Untuk dapat mendatangkan trafik organik ini maka dibutuhkan SEO.

Jenis-Jenis SEO

Setelah kita sepakat bahwa SEO itu penting, maka kita akan lanjutkan pengenalan kita kepada jenis-jenis SEO.

Mungkin sebagian rekan pembaca sudah mengetahui bahwa secara umum jenis SEO itu terbagi menjadi 2 yaitu SEO On Page dan SEO Off Page.

1. SEO On Page

Jenis SEO On Page sesuai namanya adalah jenis SEO yang melakukan optimasi pada halaman websitenya.

SEO jenis ini melakukan optimasi dalam berbagai hal yang meningkatkan kemungkinan halaman website tersebut mudah ditemukan oleh mesin pencari.

Seperti sudah dijelaskan dalam artikel sebelumnya bahwa Google meranking sebuah website berdasarkan data yang didapat oleh robot pencarinya.

Robot ini akan menjelajah seluruh website yang ada di dunia kemudian mengambil data-data mengenai website tersebut.

Jika ada orang yang mencari satu kata pencarian (kata kunci/keyword) dan mesin pencari menemukan bahwa itu cocok dengan data sebuah website yang disimpan maka mesin pencari itu akan menampilkan website tersebut sebagai hasil pencarian.

Tidak ada yang tahu pasti data-data apa saja yang diambil oleh robot peramban Google ini.

Namun secara umum beberapa hal yang harus kita perhatikan adalah :

  • Judul Artikel (Tag Judul)
  • Heading dan Sub Heading (H1,H2,H3, dst)
  • Alamat URL artikel tersebut
  • Data Meta Tag (Tag deskripsi)
  • Struktur Kategori dan Sub Kategori Halaman
  • Link Eksternal
  • Image dan data Alt-Text Image tersebut
  • Isi Artikel dengan sebaran kata kunci yang sesuai

Selain hal itu mesin pencari terutama Google akan melihat seberapa relevan website yang ditampilkan tersebut dengan kata kunci yang dicari.

Jika pencari melakukan klik hasil pencarian Google kemudian masuk ke website anda namun tidak berapa lama dia keluar lagi dalam waktu yang singkat, Google menerima indikasi bahwa artikel anda tidak sesuai dengan kata kunci tersebut.

Hal ini disebut Bounce Rate.

Semakin tinggi persentase Bounce Rate sebuah website semakin jelek nilainya di mata Google.

Oleh karena itu jika ada pengunjung masuk ke website kita kemudian tidak berapa lama keluar lagi, maka bounce rate kita akan tinggi.

Bounce rate yang tinggi menyebabkan Google akan menurunkan ranking website kita.

2. SEO Off Page

Selain teknik SEO On Page ada lagi sebuah teknik SEO yang lebih advance yaitu Teknik SEO Off Page.

Teknik ini adalah teknik untuk mengoptimasi website kita namun usaha tersebut tidak dilakukan di websitenya melainkan di luar lingkungan websitenya.

Teknik SEO Off Page ini terbagi menjadi beberapa teknik yaitu :

a. Backlink

Teknik ini merupakan teknik favorit para master SEO untuk melakukan SEO Off Page.

Buat yang belum mengerti Backlink, hal tersebut adalah mendapatkan sebuah tautan di luar website kita yang mengarah ke website kita.

Backlink ini terbagi dua yaitu Link do follow dan no follow, yang akan kita pelajari kemudian.

Dengan banyaknya backlink yang mengarah ke website kita akan memberikan indikasi kepada Google bahwa website kita berkualitas.

Juga dengan banyaknya backlink ini akan semakin menaikkan Domain Authority atau Page Authority website kita.

Buat yang belum tahu DA dan PA sabar ya, nanti kita akan bahas bersama dalam artikel-artikel selanjutnya.

Silahkan berlangganan blog ini dengan mengisi formulir berlangganan yang ada di bagian bawah hanya dengan mengisi email.

Hal itu supaya tidak ketinggalan jika ada post artikel baru di blog ini.

b. Guest Post

Jika kita tadi membahas mengenai backlink, perlu diketahui untuk mendapatkan backlink bukan perkara yang mudah.

Kita harus membuat artikel yang benar-benar bagus sehingga bisa menggerakan orang untuk mau merekomendasikan artikel kita di website miliknya.

Oleh karena itu Backlink biasanya diluar kekuasaan kita (walau ada caranya juga yang membuat backlink sendiri, baik dengan membeli atau membuat PBN – akan kita bahas juga dalam artikel lainnya).

Namun ada salah satu cara yang sering ditempuh orang untuk bisa meningkatkan backlink websitenya , yaitu dengan melakukan Guest Post.

Guest Post adalah kita berkontribusi dengan menulis artikel di website-website yang mengijinkan Guest Post atau penulis tamu.

Biasanya tujuan Guest Post adalah di dalam artikel yang kita tulis kita bisa meletakkan link yang mengarah ke website kita untuk menjadi backlink.

NAMUN PERLU DI INGAT !

Tujuan kita untuk melakukan Blog Post sebaiknya tetap untuk memberikan manfaat kepada pembacanya.

BUKAN SEMATA-MATA KARENA KITA INGIN MELETAKKAN LINK KITA.

Jadi sebaiknya dalam melakukan Guest Post ini pun kita harus membangun Brand Awarness, dan Trust dulu jangan langsung spamming dengan link kita.

Algortima Google sudah sangat canggih saat ini sehingga bisa saja kita terkena penalty dari Google karena kita terindikasi spamming link.

Juga dalam melakukan Guest Post perhatikan website yang akan kita berikan kontribusi.

Ada beberapa aturan terkait pemilihan Guest Post ini, yang akan kita bahas dalam artikel ke depan.

Salah satunya pastikan bahwa website itu mengijinkan tautan link ‘do follow’.

Walaupun kadang tautan ‘no follow’ juga kita perlukan untuk memberikan kesan seimbang di mata Google.

c. Blog Walking

Sama seperti Guest Post, dalam Blog walking ini kita melakukan komentar di Blog orang lain.

Walaupun sebagian orang menganggap Blog walking ini sudah usang , namun saya pribadi masih menganggap bahwa Blog Walking ini masih ada gunanya.

Mungkin bukan untuk meletakkan backlink seperti dulu, namun setidaknya dengan Blog Walking kita akan membangun jaringan antar sesama Blogger.

Juga dengan semakin sering kita berkomentar di Blog-Blog terkenal maka sedikit banyak akan semakin meningkatkan Brand Awarness terhadap website kita juga.

Namun sekali lagi teknik seperti ini seperti 2 bilah mata pedang, yang jika kita terlalu sering memberikan komentar yang tidak relevan kita bisa dianggap spamming oleh Google.

Selain itu komentar yang tidak relevan dan terkesan asal berkomentar malah akan membuat orang lain terganggu dan menurunkan kredibiltas website kita.

d. Youtube Video

Kalau teknik ini sepertinya tidak perlu dijelaskan panjang lebar ya.

Karena pada masa kini Youtube sudah menciptakan dunianya sendiri.

Bahkan banyak Blogger-Blogger yang kemudian pindah ke platform Youtube ini karena dianggap lebih menjanjikan dibanding dengan Blog.

Perlu dipahami bahwa Youtube mempunyai teknik SEO nya sendiri sehingga sama saja pada intinya kita tetap harus belajar SEO.

Namun untuk SEO, Youtube yang saya maksudkan di sini adalah melakukan optimasi website kita dengan membuat video di Youtube kemudian menyisipkannya di website/blog kita.

Sebaliknya kita juga meletakkan link website kita baik di video maupun di deskripsi Youtube nya.

Kombinasi Blog + Youtube ini sebenarnya jika bisa dijalankan dengan benar merupakan sebuah kombinasi yang cukup menjanjikan.

Baik Blog maupun Channel Youtube kita akan sama-sama mendapatkan keuntungan dari hal ini.

Jika rekan pembaca lihat, sayapun meletakkan link channel Youtube saya di blog saya ini.

Dan di channel Youtube saya, seringkali saya me-mention dan meletakkan link ke blog saya ini.

Jujur saja semenjak saya letakkan link channel saya di blog ini , saya mendapatkan penambahan subscriber yang cukup signifikan.

Namun sayangnya hingga saat ini saya belum sempat fokus mengoptimasi channel Youtube saya, sehingga terkesan masih gado-gado dan acak-acakan.

Mungkin ke depan akan saya tata lebih rapi lagi supaya lebih fokus dalam pembahasannya.

e. Email Marketing

Salah satu teknik yang lebih advance dalam melakukan SEO Off Page adalah dengan melakukan Email Marketing.

Apa itu Email Marketing ?

Email marketing biasanya adalah sebuah kegiatan untuk melakukan follow up terhadap orang-orang yang mendaftar di website/blog kita.

Hal ini biasanya dilakukan oleh blog-blog afiliasi, atau blog yang melakukan penawaran suatu produk/jasa tertentu.

Biasanya mereka akan menyediakan Lead Capture Form, atau Form untuk pendaftaran dengan menyediakan imbalan tertentu, misalnya E-Book Gratis.

Setiap pendaftar yang masuk akan ditampung dalam sebuah database yang disebut Leads.

Leads inilah yang kemudian di follow up secara terus menerus menggunakan email setiap beberapa hari sekali.

Untuk teknisnya follow up ini sekarang sudah bisa dilakukan otomatis dengan menggunakan tools, baik yang gratis maupun berbayar.

Saya pun kalau rekan pembaca sadari telah menerapkan hal ini.

Kalau rekan membaca artikel ini dari awal, maka akan menemukan beberapa bagian saya menganjurkan untuk berlangganan blog ini dengan mengisi form pendaftaran di bawah.

Namun saya tidak menggunakan email marketing, melainkan dengan berlangganan blog ini, rekan pembaca akan mendapat notifikasi setiap ada post artikel baru di blog ini.

Dengan cara ini saya mengharapkan pembaca yang loyal untuk terus kembali dan mengikuti setiap post artikel yang terbit, sehingga akan menjadi trafik yang loyal.

Ini adalah jenis SEO Off Page yang cukup bagus, jika orang suka dengan tulisan-tulisan yang ada di blog ini tentunya setiap post baru mereka akan terus membacanya (saya harap anda juga ya hehehe).

f. Iklan

Salah satu teknik yang juga favorit dan bisa langsung memberikan hasil adalah menggunakan iklan, terutama Adwords.

Namun berbeda dengan prinsip SEO yang katanya berusaha mendapatkan trafik gratis, maka menggunakan teknik iklan ini merupakan trafik yang berbayar atau paid trafik.

Oleh karena itu ada yang memisahkan antara Iklan ini dengan SEO.

Namun menurut saya ini juga merupakan sebuah teknik SEO karena khan tujuannya tetap menempatkan website kita mudah ditemukan orang.

Dengan membayar atau menggunakan iklan maka dengan hitungan jam website kita bisa muncul di halaman 1 Google untuk Kata Kunci yang dibidik.

Iklan yang saya maksud disini adalah Google Adwords.

Dengan membidik sebuah kata kunci, kemudian memasang iklan di Google Adwords dengan kata kunci tersebut, maka setiap ada orang yang mencarinya di Google, website kita akan tampil di halaman 1 Google.

Contohnya dalam kata kunci “Jual Mobil” di bawah ini, dengan iklan yang dipasang maka OLX langsung masuk dan menduduki ranking 1 di halaman 1 Google.

iklan olx untuk kata kunci jual mobil untuk penjelasan apa itu seo

Namun untuk melakukan iklan ini harus hati-hati ya, karena ini berbayar.

Jika kita tidak mengerti bagaimana mengoptimasi sebuah iklan, itu artinya sama saja kita sedang bakar duit.

Itulah sebabnya banyak jasa konsultan iklan baik Facebook Ads, Google Ads, IG Ads yang menawarkan jasanya untuk membantu.

Hal ini jauh lebih baik dibanding anda melakukan testing sana sini yang bakar duit, jika anda belum mengerti mengenai optimasi iklan ini.

Ilmu SEO Yang Sudah Usang

Dalam mempelajari SEO ke depannya saya ingin berpesan bahwa kita harus hati-hati.

Karena banyak teknik SEO yang sudah usang, yang mungkin dahulu bisa berhasil tapi sekarang bahkan dianggap spamming oleh Google.

Oleh karena itu sangat penting untuk kita mempelajari teknik-teknik terbaru secara terus menerus.

Sehingga kita tidak terjebak dengan teknik usang yang akan membuang-buang waktu, tenaga bahkan dana kita.

Hasil yang di dapat bukannya baik, malah kita kena penalty dari Google.

Disini saya ingin coba menjelaskan beberapa teknik SEO usang yang sebaiknya kita hindari.

1. Keyword Stuffing / Spamming

Teknik yang pertama adalah Keyword Stuffing atau Keyword Spamming.

Teknik ini sendiri terbagi menjadi dua kategori lagi.

a. Kepadatan Keyword Yang Berlebihan

Ini adalah sebuah teknik yang menuliskan kata kunci yang kita bidik berulang-ulang sebanyak-banyaknya dalam sebuah artikel.

Dahulu teknik ini merupakan salah satu teknik yang sangat-sangat efektif untuk membuat artikel atau website kita naik pada ranking Google dengan kata kunci yang kita bidik.

Sebenarnya hal ini tidak salah, namun pada prakteknya akhirnya banyak para penulis artikel yang kemudian tidak perduli dengan kenyamanan pembacanya.

Mereka hanya terus menerus mengulang-ulang kata kunci tersebut, bahkan lebih dari 60% isi artikelnya isinya hanya kata kunci tersebut.

Hal ini dianggap Google sebagai artikel yang tidak memberikan manfaat atau hanya sedikit memberikan manfaat.

Oleh karena itu kemudian Google mengubah algoritmanya sehingga teknik ini kemudian menjadi teknik yang dilarang bahkan diberi penalty oleh Google.

Sehingga teknik ini sekarang sudah termasuk dalam Black Hat SEO.

b. Keyword Yang Tidak Relevan dan Membuat Bingung

Selain pengulangan kata kunci tadi, ada juga teknik yang kadang menyelipkan sebuah keyword dalam artikel yang sama sekali tidak berhubungan.

Contohnya saya ingin membidik kata kunci “obat pelangsing” .

Kemudian saya menuliskan seperti ini :

” Dalam kehidupan sehari-hari olahraga penting untuk dapat meningkatkan kesehatan tubuh kita – obat pelangsing –

namun selain itu kita juga harus menjaga pola makan kita untuk pola makan yang sehat – obat pelangsing. “

Bisa dilihat bahwa kata kunci tersebut tidak relevan dengan kalimatnya, dan akan membuat bingung bagi yang membacanya.

Dahulu praktek seperti ini kerap dijumpai untuk menipu robot pencari Google.

Namun kembali Google sadar akan hal tersebut dan mengganjar orang-orang yang melakukan hal tersebut dengan penalty.

2. Menulis Hanya Untuk Robot Google

Teknik usang yang kedua adalah menulis artikel hanya untuk kepentingan Robot Google saja.

Teknik ini mungkin akan terlihat biasa bagi pengunjung, namun sebenarnya ada sisipan-sisipan yang hanya ditujukan untuk menipu robot pencari Google.

Teknik-teknik tersebut adalah :

a.Hidden Text (Membuat Keyword Dg Latar Blkg Sama)

Teknik ini melakukan penyamaran kata kunci di dalam sebuah artikel dengan mengubah warna teks kata kunci tersebut sewarna dengan warna latar belakang.

Sehingga bagi pembaca yang membaca artikel tersebut tidak akan mengetahui bahwa banyak kata kunci yang disisipkan di artikel tersebut.

Oleh karena itu di mata pembaca artikel tersebut akan terlihat natural.

Namun teks tersebut akan terbaca oleh robot peramban Google sehingga akan diperhitungkan sebagai kata kunci.

Untuk contoh Hidden Keyword bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Hidden Keywords Perbandingan Antara Yang DIlihat Manusia Dan Robot Google

Teknik ini sebenarnya adalah Teknik Keyword Stuffing yang diperhalus, namun prinsipnya sama saja.

Sehingga begitu Google menghukum website yang melakukan Keyword Stuffing, website yang melakukan hidden text ini pun ikut ‘hangus’ semuanya.

b.Keyword Cloaking , Membuat halaman yang berbeda untuk pengunjung & robot

Ini juga merupakan sebuah teknik SEO yang sebenarnya “Cukup Cerdik” untuk mengelabui mesin peramban Google.

Jadi teknik ini dilakukan dengan menyajikan 2 halaman berbeda untuk pengunjung dan untuk robot peramban Google.

Misalnya :

  • Untuk pengunjung disajikan tulisan artikel yang dibuat menjadi Image (Gambar) sehingga Google akan melihatnya sebagai 1 image, padahal dalam gambar itulah artikel aslinya, sehingga bagi pembaca akan terlihat biasa saja.
  • Sedangkan untuk robot pencari Google, dibawah gambar tersebut dibuat dalam bentuk HTML yang tujuannya mengoptimasi untuk robot Google. Cerdik !!

Namun sekali lagi Google tidak mau terus menerus dibodohi, akhirnya merekapun merubah sistem algoritmanya.

Sehingga cara-cara seperti ini sekarang sudah dianggap teknik SEO yang dilarang oleh Google.

c.Doorway Pages, mengarahkan pengunjung ke halaman lain

Cara ini mungkin dikenal dengan redirections, yaitu mengarahkan pengunjung ke sebuah website lain tanpa sepengetahuannya.

Jadi secara singkatnya, teknik Doorway pages bisa dilakukan seperti berikut :

Sebuah website membuat 2 jenis halaman yang sama untuk sebuah artikel, dimana 1 artikel ditujukan untuk pembaca, sementara artikel lainnya ditujukan untuk robot Google.

Artikel yang untuk robot Google dioptimasi sedemikian rupa sehingga robot Google menganggapnya bagus dan menempatkannya di halaman 1 Google.

Namun saat link tersebut di klik, maka si pengunjung bukan ditujukan ke artikel yang untuk robot tersebut melainkan di arahkan ke artikel satunya lagi yang khusus ditujukan untuk pembaca.

Hal ini dilakukan dengan melakukan META Refresh secara cepat sehingga si pengunjung tidak menyadari bahwa sebenarnya dia sedang diarahkan ke halaman yang berbeda dengan yang muncul di link halaman 1 Google tadi.

Atau trik lainnya halaman yang ditampilkan seakan-akan terjadi error dan pengunjung diminta melakukan klik untuk menuju ke halaman sebenarnya.

Hal ini pun sekarang sudah dilarang oleh Google.

Namun sewaktu Google mengubah algoritma ini, banyak landing page yang kemudian juga menjadi korban.

Seperti kita tahu Landing Page adalah Halaman Penjualan yang memberikan sales letter tentang sebuah produk dengan CTA (Call To Action) untuk pengunjung dapat klik tombol tertentu untuk membeli/mendaftar.

Namun sepertinya sekarang ini Landing Page sudah tidak menjadi masalah untuk algoritma Google ini.

3. Membuat Artikel Dengan Artikel Spinning

Sebuah teknik SEO yang bahkan masih banyak yang menggunakannya saat ini !

Artikel Spinning adalah salah satu teknik membuat artikel dengan mengambil artikel orang lain kemudian menggunakan tools tertentu untuk mengacak/mengganti kata-kata tertentu sehingga seakan-akan menjadi artikel baru.

Teknik ini memang sangat memudahkan bagi para blogger atau content writer yang ingin mengisi sebuah website atau blognya dengan cepat.

Dengan usaha yang minimal ribuan artikel bisa dihasilkan dengan sekejap.

Saat ini pun masih banyak yang menjual toolsnya.

Mungkin beberapa masih lolos dari pantauan Google hingga saat ini , dan menganggap bahwa melakukan praktek tersebut blog mereka baik-baik saja.

Namun percaya deh, seperti teknik-teknik di atas pada masa jayanya semua juga menganggapnya baik-baik saja.

Begitu Google bertindak, hangus semuanya !

Oleh karena itu untuk mereka-mereka yang melakukan hal ini dan sekarang masih merasa baik-baik saja tunggu saja waktunya.

Saat itu terjadi maka semua apa yang sudah kita kerjakan akan sia-sia.

Percayalah Google tahu praktek-praktek tersebut, dan Google tidak mau terus menerus dicurangi.

Mereka akan terus mencari cara untuk menghentikan praktek-praktek curang tersebut.

Oleh karena itu pepatah yang mengatakan biar lambat asal selamat sepertinya harus dipegang oleh kita yang ingin bisnis online kita berumur panjang.

janganlah kita mau adu cerdik dengan Google, mereka isinya orang-orang yang jauh lebih berpengalaman dari kita.

Ini pendapat pribadi ya, silahkan dinilai sendiri.

4. Penggabungan Artikel Orang Lain Dengan Sedikit Atau tanpa Konten Asli

Ini juga sebuah teknik yang sering dianjurkan oleh para ‘mastah’ untuk menina bobokan orang-orang yang malas.

Teknik ini adalah mencari beberapa artikel untuk satu topik pembahasan sejenis, kemudian mencomot bagian-bagian paragraf tertentu dari artikel tersebut.

Setelah itu digabungkan menjadi sebuah artikel baru dengan tanpa tulisan asli sama sekali.

Atau ada juga yang menganjurkan, supaya aman berikan sedikit tulisan di awal paragraf, dan di akhir paragraf.

Sekali lagi praktek-praktek seperti ini awalnya mungkin baik-baik saja tapi akhirnya akan ketahuan juga, percayalah.

Teknik ini adalah teknik lama yang sudah tercium oleh Google.

Oleh karena itu bangunlah website/blog anda dengan jujur, serius dan menulis dari hati (pinjam istilahnya salah satu mentor SB1M hehe).

Hal ini berbeda dengan menulis ulang ya.

Kalau menulis ulang, kita memahami tulisan-tulisan orang lain, karena kita searching dan melakukan riset untuk topik yang sama.

Setelah kita mengerti maka kita kemudian menuliskannya kembali dengan kata-kata dan pemahaman kita sendiri.

Ini masih diperbolehkan oleh Google, walaupun untuk menulis ulang ini juga sepertinya sering mendapat nilai jelek dari Google.

Mungkin karena Google menganggap kita tidak memberikan manfaat tambahan dari yang sudah ada dan diberikan di internet.

Jadi saat menulis ulang usahakan artikel kita tetap memberikan nilai tambah yang berguna untuk pembaca/pengunjung website/blog kita.

5. Hanya Berfokus Pada Affiliasi Tanpa Memberi Manfaat Apapun Ke Pembaca

Nah teknik ini sering dilakukan oleh para pemain afiliasi yang dalam membuat website/blognya tidak memberikan manfaat apapun kepada pembacanya.

Misalnya dalam sebuah artikel yang ingin memberikan link afiliasi penjualan sepatu bola.

Maka si affiliate marketer ini hanya membuat artikel yang isinya semua gambar-gambar sepatu bola dari berbagai sisi, kemudian sedikit keterangan dan judul.

Diakhiri dengan link afiliasinya untuk mengarahkan pengunjung yang ingin membeli sepatu bola tersebut.

Ini juga sebuah teknik yang mendapat nilai jelek di mata Google, karena dikategorikan sebagai konten yang miskin.

Walaupun kadang gambar kita jika merupakan gambar asli hasil photo kita dari HP atau kamera masih mendapat nilai plus dari Google.

Namun secara umum Google mengatakan bahwa artikel tersebut tidak memberi manfaat apapun kepada pembacanya.

Sehingga sudah bisa dipastikan kalau ada artikel yang lebih lengkap dan menjelaskan dengan lebih mendetail, disertai review dan penilaian, atau bahkan dilengkapi dengan video , Google akan lebih memperhitungkannya.

Akibatnya artikel kita akan ‘tertendang’ keluar dari ranking 1 halaman Google.

6. Artikel Affiliasi Yang Menyalin Semua Keterangan Dari Seller Aslinya

Teknik ini juga merupakan cara membuat artikel untuk ‘orang yang malas’.

Jadi si afiiliate marketer ini hanya mengcopy mentah-mentah apa yang tertulis di website suppliernya tanpa menambahkan apa-apa.

Kalau kita melakukan ini di market place seperti tokopedia, shopee, blibli, bukalapak,dll itu sah-sah saja.

Namun jika menuliskan artikel review blog afiliasi kita dengan cara ini, maka kita bisa dianggap melakukan plagiat atau mencuri hasil karya orang lain.

Sehingga kita tidak akan pernah mendapat ranking dari Google.

Belum lagi pengunjung akan menganggap website kita kurang profesional sehingga menyebabkan tingkat konversi yang sangat kecil.

Ujung-ujungnya kita rugi waktu, tenaga, bahkan dana jika melakukan teknik seperti itu, terutama untuk afiliasi.

Oleh karena itu saran saya jika ingin meletakkan link afiliasi sebaiknya disertai dengan konten yang menarik.

Contohnya kita melakukan review, penilaian kenapa kita harus membeli produk tersebut, atau secara jujur menunjukkan kelebihan dan kekurangannya.

7. Membeli Backlink / PBN

Untuk teknik ini sendiri masih bisa dibilang sebagai teknik abu-abu.

Karena masih banyak yang melakukannya dan berhasil mendongkrak naik ranking websitenya.

Namun disini saya ingin memberikan sebuah informasi yang saya dapat saat saya mempelajari SEO dari berbagai sumber.

Di salah satu kesempatan yang saya ketahui dari sumber yang lumayan terpercaya karena dia merupakan ahli SEO yang cukup terkenal di dunia, saya mendapatkan keterangan yang cukup membuat saya berpikir.

Disitu dia menjelaskan bahwa seseorang yang menjual backlink tentu tidak mau capek-capek membuat 1 website hanya untuk 1 backlink.

Tentunya dia akan membuat 1 website tersebut digunakan untuk menyebar beberapa link.

Akibatnya lama-kelamaan akan terlihat oleh Google bahwa website sumber backlink ini sepertinya terlalu mudah memberikan backlink ke website lain.

Sehingga Google akan tahu bahwa backlink yang diberikan bukan merupakan backlink yang natural.

Ada juga yang membuat PBN atau Private Blog Network, yaitu dengan membuat banyak Blog untuk menyebar banyak link.

Si ahli SEO ini mengatakan, semakin banyak dia menjual link, maka akan semakin banyak PBN yang dia buat.

Akibatnya website/blog sumber-sumber link tersebut akan semakin jarang dimaintain/dipelihara.

Akhirnya backlink tersebut akan menurun nilainya di mata Google, karena sumber backlink tadi juga menurun.

Sehingga dalam jangka panjang pembelian kita akan sia-sia.

Mendengar hal tersebut saya berpikir “iya juga ya”, kalau untuk jangka pendek langsung profit taking sih bisa-bisa saja.

Tetapi untuk membangun asset blog kita jangka panjang sebaiknya hindari mendapatkan link dengan cara membeli seperti ini.

KECUALI

Membelinya dari sesama blogger yang memang jelas kredibilitasnya, dan kita tahu selalu update dan maintain blognya.

Blog yang mempunyai PA dan DA yang tinggi dan sekali lagi selalu di maintain.

Jika kita membeli dari orang yang ga jelas, yang mengiming-imingi dengan kata-kata PBN yang berkualitas, menurut saya hindari saja.

Karena Google suka yang natural dan alami, lebih baik kita bangun blog kita pelan-pelan dengan sabar.

Karena seperti dalam film, kebenaran akan selalu menang melawan kejahatan, walau awal-awalnya jagoan biasanya kalah dulu kemudian…MATI (hehehehe).

Ngga sih, pastilah kejujuran akan lebih membawa berkah dari Yang Di Atas (Tuhan ya bukan cicak).

8. Riset Keyword Menggunakan Google Keyword Planner

Ini juga salah satu teknik SEO yang salah kaprah, sehingga sekarang Google telah merubah Google keyword Plannernya.

Dahulu salah satu teknik SEO yang banyak diajarkan oleh para mastah adalah melakukan riset kata kunci dengan menggunakan Google Keyword Planner.

Dahulu memang Google Keyword Planner memberikan keterangan yang sangat jelas mengenai volumenya, CPC nya, dsb.

Namun banyak yang tidak menyadari bahwa data yang ada di situ merupakan data UNTUK YANG MAU PASANG IKLAN, bukan data hasil pencarian.

Jadi bisa dikatakan melakukan riset keyword dengan Google Keyword Planner akan menghasilkan data yang tidak tepat untuk sebuah kata kunci.

Oleh karena itu sekarang Google Keyword Planner tidak lagi memberikan data yang jelas , terutama untuk volume.

Mereka sekarang hanya menampilkan range volume misalnya 10-100K, nah tebak sendiri deh.

Oleh karena itu untuk yang masih menjalankan teknik SEO dengan meriset keyword menggunakan Google Keyword Planner, ketahuilah bahwa teknik ini sudah usang dan cukup sulit dilakukan sekarang ini.

Banyak tools riset keyword yang bisa kita pakai selain Google Keyword Planner.

Saya sangat menganjurkan Ubersuggest, kemudian Keyword Revealer dan beberapa tools lainnya.

Tools ini memberikan beberapa kesempatan untuk riset keyword gratis yang bisa kita manfaatkan.

Sebelumnya saya sudah pernah membuat juga artikel mengenai cara install Ubersuggest di Google Chrome.

Silahkan klik gambar di bawah iniuntuk membacanya.

ubersuggest adalah

9. Mengulang Artikel-Artikel Yang Topiknya Sama tetapi Diisi Dengan Keyword Yang Berbeda

Ini hampir sama dengan artikel spinning, yaitu kita membuat artikel yang topiknya itu-itu saja.

Namun kita mengganti keywordnya dengan membidik keyword yang lain.

Hal ini sangat tidak disukai Google, karena kita dianggap tidak memberikan manfaat tambahan sehingga bisa-bisa di malah kena penurunan ranking.

Oleh karena itu usahakan website/blog kita membahas berbagai topik yang berbeda dalam 1 niche, jangan terus menerus terfokus pada topik yang sama.

10. Membuat Domain Yang Sama Dengan Keyword Yang Diincar

Walaupun masih banyak teknik SEO yang sudah usang , namun sepertinya cukup 10 teknik ini yang akan saya jelaskan disini.

Untuk teknik SEO usang yang terakhir adalah membeli domain sesuai dengan kata kunci atau keyword yang diincar.

Dulu teknik ini memang diperhitungkan Google, namun untuk saat ini hal itu sudah tidak lagi berpengaruh.

Contohnya : kita ingin membuat sebuah blog yang fokus jualan/affiliasinya “gitar akustik” misalnya.

Kemudian kita membeli domain dengan nama “gitarakustik.com” (note : nama website hanya ilustrasi saja ya tidak ada hubungan apabila ada domain yang bernama sama).

Untuk saat ini itu sudah tidak pengaruh lagi, bisa saja website dengan domain “guekerenkhan.com” yang juga menjual gitar akustik posisinya lebih tinggi karena kontennya lebih berkualitas.

Dulu saya masih ingat bagaimana orang berebut nama domain bahkan sampai rela mengeluarkan uang yang tidak sedikit demi mendapatkan nama domain yang diincarnya karena mengandung kata kunci.

Sekarang nama domain sudah tidak lagi terlalu menentukan dlam teknik SEO.

Mengenal Algoritma Google Dalam Menetapkan Rangking

Sekarang kita akan coba mengenal seperti apa sih cara Google dalam melakukan proses, apabila ada kata kunci yang diketikkan.

Contoh; misalnya kita ingin mencari tentang penjual baju pengantin termurah di Jakarta Selatan.

Kalau tidak ada mesin pencari maka kita harus membuka satu persatu website untuk menemukannya.

Oleh sebab itu dahulu saya masih ingat sekali bagaimana orang-orang yang mempunyai website menempelkan nama websitenya di belakang kaca mobil mereka.

Menempelkannya di pintu angkot, bahkan beriklan di televisi demi supaya mudah diingat orang.

Namun dengan hadirnya mesin pencari semua menjadi lebih mudah.

Sekarang bagaimana sebenarnya algoritma Google menyajikan hasil pencarian di halaman 1 nya ?

Menurut website resminya Google sendiri menjelaskan bahwa mereka melakukan bukan 1 melainkan serangkaian proses algoritma yang saling terkait untuk memberikan hasil yang paling relevan.

Contoh jika seseorang mencari kata kunci maka inilah proses yang dilakukan Google (tidak semuanya namun garis besarnya)

  • Mengambil Query dari sebuah kata di dalam database
  • Membandingkan tingkat manfaat dan relevansi sebuah halaman yang akan disajikan
  • Seberapa ahli sumber yang ada
  • Berbagai macam seting
  • Lokasi si pencari
  • Tingkat kesegaran konten, misalnya untuk topik yang menyangkut kata ‘terbaru’ atau ‘hari ini’ maka akan ditampilkan konten yang terbaru

Untuk tingkat kesegaran konten hal itu tergantung berbagai faktor lagi.

Untuk menetapkan ranking Google sendiri menyebutkan mereka melakukan proses ketat yang melibatkan test secara real time dan para ahli ranking dari berbagai dunia.

Ahli ranking ini harus mengikuti standard prosedur yang ditetapkan Google hingga memenuhi kualitas yang diinginkan Google.

(sumber : https://www.google.com/search/howsearchworks/algorithms/)

Jenis-Jenis Mesin Algoritma Google

Sedemikian panjang pembahasan kita seharusnya teman-teman sudah mulai mengerti apa itu SEO ya.

Tapi jangan berhenti dulu, karena berikut ini ada hal yang SANGAT PENTING untuk kita pelajari sebagai dasar SEO.

Yaitu mengenal apa saja algoritma yang dilakukan GOOGLE untuk menghancurkan para pelaku online yang curang.

Ada banyak namun saya akan coba menjelaskan beberapa yang penting.

1. Google Panda

Algoritma ini diluncurkan Google pada tanggal 24 Februari 2011.

Sebelumnya Google Panda ini hanya merupakan sebuah filter yang menentukan ‘Quality Score’ atau nilai kualitas dari sebuah website.

Namun semenjak Januari 2016 Google mulai mengintegrasikan Google Panda dalam algoritmanya sehingga proses perambanan dan penilaian sebuah website berlangsung lebih sering dan lebih cepat.

Yang dilakukan Google Panda :

  • Melakukan pemeriksaan terhadap duplikasi konten.
  • Menilai apakah sebuah konten merupakan konten yang kaya atau konten yang miskin dan tidak membahas secara mendalam (Thin content).
  • Melakukan sebuah konten apakah ada unsur plagiat / penjiplakan di dalamnya.
  • Memeriksa apakah terjadi Keyword Stuffing dalam sebuah konten.
  • Memeriksa apakah konten tersebut mengandung unsur Spamming.

Sewaktu Google Panda ini diluncurkan banyak toko online yang menjadi korbannya.

Dikarenakan konten toko online yang ‘miskin’ dan seringkali terjadi duplikasi konten untuk sebuah barang yang dijual.

Oleh karena itu bagi yang bermain toko online untuk menghindari Google Panda ini usahakan gunakan Photo barang asli sehingga masih mendapat nilai lebih di toko onlinenya.

2. Google Penguin

Algoritma Google Penguin diluncurkan pada 24 April 2012 dan sejak saat itu Google Penguin bekerja secara real time dalam algoritma google.

Google Penguin ini adalah sebuah algoritma yang bertugas memeriksa link yang ada pada sebuah konten website.

Yang Dikerjakan Oleh Google Penguin adalah :

  • Melihat apakah sebuah link terindikasi spam
  • Melihat apakah sebuah link terkesan tidak relevan dengan konten
  • Melihat apakah sebuah link merupakan anchor teks yang dioptimasi secara berlebihan.

Teknik optimasi link ini seringkali merupakan bagian yang tidak diperhatikan oleh banyak pembuat konten.

Terutama dalam menempatkan anchor text.

Anchor text adalah sebuah tautan dalam konten kita yang ternyata sangat berpengaruh terhadap ranking website kita.

Kita seringkali asal saja menempatkan tautan tanpa memperhatikan kaidah penempatan tautan yang benar.

Inilah yang menjadi makanan empuk bagi Google Penguin yang melihat penempatan anchor text di website kita.

Untuk dapat mengerti mengenai penempatan anchor text ini nanti juga akan kita pelajari secara lebih mendalam dalam artikel yang lain.

Oleh karena itu silahkan subscribe ya bagi yang belum subscribe dengan mengisi form di bagian bawah blog ini.

3. Google Hummingbird

Diluncurkan pada 22 Agustus 2013 Google Hummingbird ditugaskan untuk membantu Google dengan menerjemahkan suatu pencarian lebih baik.

Jadi dengan hadirnya Google Hummingbird bahkan sebuah konten yang tidak memiliki kata kunci ‘yang sama persis’ dengan kata kunci yang diketikkan bisa ditampilkan oleh Google asal isi pembahasannya sama.

Hal ini karena Hummingbird menerjemahkan ‘maksud pencarian’ (search intent) sehingga diketahui apa maksud seseorang mencari hal tersebut.

Hal ini bisa dilakukan dengan bantuan Ilmu Bahasa Natural yang disebut Latent Semantic Index.

Jadi dengan LSI ini Google bisa tahu kata yang berkaitan, kata turunan, kata yang berlawanan dengan apa yang dimaksud.

Contoh : dengan adanya LSI ini kata kunci “Penjelasan SEO” , “SEO adalah” , “Apa itu SEO” akan dianggap sama.

Jadi kalau kita mengetik di Google Search “Penjelasan SEO” tidak hanya konten yang memiliki keyword “Penjelasan SEO” saja yang muncul.

Namun juga konten “Apa Itu SEO” dan “SEO adalah” akan muncul.

Dengan hadirnya Hummingbird ini maka keyword stuffing dengan cara membolak-balik kata kunci atau meletakkan padanan katanya, bisa kena penalty dari Google.

Jadi sejak hadirnya Google Hummingbird ini blogger sadar bahwa mereka tidak bisa lagi hanya bergantung pada sebuah kata kunci, melainkan lebih kepada keseluruhan konsep.

4. Google Pigeon

Google Pigeon mulai diperkenalkan pada 24 Juli 2014 di Amerika dan disusul Australia, Inggris dan Kanada pada tanggal 22 Desember 2014.

Tugas dari Google Pigeon ini adalah menerjemahkan sebuah pencarian berdasarkan lokasi si pencari.

Jadi dengan hadirnya Google Pigeon setiap halaman 1 yang ditampilkan Google diranking berdasarkan ranking lokal sesuai lokasi si pencari.

Oleh karena itu coba anda test dengan ketikkan di Google Search “Macbook”.

Keyword ini global bukan?

Seluruh dunia akan mengenal Macbook sebagai komputer keluaran Apple dan akan mencari dengan KATA YANG SAMA persis.

Namun lihat apa yang ditampilkan oleh Google, konten-konten Macbook di lokal anda bukan?

Karena saya di Indonesia, maka yang keluar adalah website-website Macbook yang berbahasa Indonesia.

Ini lebih memberi keadilan kepada setiap artikel lokal untuk mendapat ranking di wilayahnya masing-masing.

5. Google Mobile / Google Mobilegeddon

Algoritma ini diluncurkan pada tanggal 21 April 2015, yang sesuai namanya sudah bisa kita tebak yaitu untuk mengakomodasi pencarian dari pernagkat mobile.

Jadi dengan adanya algoritma ini maka setiap kata kunci yang dicari melalui hp/tablet maka akan menampilkan website yang mobile friendly.

Sedangkan website yang tidak dioptimasi untuk tampilan mobile akan mendapatkan filter dan disingkirkan dari ranking Google di Mobile.

6. RankBrain

Diluncurkan pada tanggal 26 Oktober 2015,RankBrain sendiri merupakan bagian dari Google Hummingbird yang berkaitan dengan Search Intent.

Menurut banyak pihak RankBrain memperkuat fungsi LSI yang ada pada Hummingbird sehingga bisa memperkirakan dengan lebih akurat maksud dari kata kunci yang diketikkan.

RankBrain ini merupakan sebuah artificial inteligent yang dikembangkan Google yang bahkan memperkirakan sebuah search intent lebih akurat daripada Engineer Google sendiri.

Salah satu fungsi RankBrain yang sangat terasa adalah saat kita salah mengetikan kata kunci, maka RankBrain tetap bisa tahu apa yang kita maksud.

Saya coba test dengan ketik “Penjlan SEO” di Google Search RankBrain dengan tepat menebak bahwa maksud saya itu “Penjelasan SEO”.

RankBrain menebak Dengan Tepat Walau Salah Ketik

Luar biasa bukan ?

RankBrain dikatakan juga mengubah sebuah keyword menjadi sebuah konsep menyeluruh bagi Google.

Saat Google Menampilkan hasil pencarian, RankBrain ini juga yang mengukur apakah si pencari puas dengan hasil pencariannya.

Jika puas, maka website tersebut akan mendapatkan kenaikan ranking, jika tidak puas maka RankBrain akan mencoba menampilkan hasil yang berbeda pada pencarian lain kalinya.

Tingkat kepuasan ini diukur dengan menganalisa berbagai faktor merupakan satu kesatuan yang terintegrasi satu sama lainnya.

Google sendiri secara terang-terangan mengumumkan bahwa RankBrain ini adalah faktor ranking terpenting ketiga dalam algoritmanya.

7. Google Possum

Diluncurkan tanggal 01 September 2016, Google Possum bertugas untuk memberikan hasil pencarian sesuai lokasi yang memuaskan si pencari.

Google Possum sendiri merupakan sebuah update algoritma yang dianggap misterius oleh para pakar SEO.

Karena update ini diluncurkan tanpa pemberitahuan resmi dari pihak Google sendiri, namun efeknya bisa dirasakan bahwa setelah 1 September 2016 banyak hasil pencarian lokal yang berubah dan hilang.

Tebakan para pakar SEO ini adalah bahwa Google Possum ini membuat variasi dari hasil pencarian lokal.

Misalnya sebelumnya dengan hadirnya Google Pigeon maka pencarian akan mentargetkan dengan hasil dari lokasi yang terdekat dengan si pencari.

Akibatnya bisa saja sebuah website toko yang mempunyai 4 cabang di kota yang sama muncul 4x di hasil pencarian Google.

Misalnya :

Toko ABC di jalan I Kota XYZ , Toko ABC di Jalan II Kota XYZ, Toko ABC di Jalan III Kota XYZ, Toko ABC di Jalan IV Kota XYZ.

Dari semua listing di halaman hasil pencarian Google tersebut kalau kita klik ternyata akan menuju ke website yang sama.

Hal ini dianggap Google kurang memuaskan bagi pencarinya, sehingga dengan Google Possum maka hasil yang ditampilkan untuk toko ABC hanya di salah satu jalan saja.

Sedangkan 3 hasil lainnya di filter dan tidak ditampilkan, akibatnya banyak toko yang diluar kota XYZ namun menjual barang yang sama tiba-tiba mendapatkan kenaikan ranking yang luar biasa.

Hal itu karena dengan disingkirkannya 3 toko yang sama tadi mereka kemudian mendapatkan kesempatan untuk naik ke halaman 1 Google.

8. Google Fred

Google Fred mulai diperkenalkan pada 08 Maret 2017.

Tugasnya adalah mendeteksi apakah sebuah konten terlalu dangkal dan hanya bertujuan untuk meletakkan link afiliasi saja.

Update ini langsung menghancurkan Blog yang artikel nya berkualitas rendah dan hanya dibuat untuk terutama untuk keperluan berjualan melalui link afiliasi, termasuk juga Adsense.

Google tidak keberatan dengan Link Afiliasi ataupun konten untuk Adsense, namun perlu diperhatikan bahwa konten yang dibuat relevan, dan memberikan manfaat serta informasi yang berguna.

Banyak blogger, terutama blogger Luar Negeri saya temukan di internet yang mengeluh bahwa keuangan mereka hancur sejak update Google Fred ini.

Hal ini mungkin karena sebelumnya mereka menikmati penghasilan yang besar dari Link afiliasi di blog yang mereka buat sekedar untuk berjualan.

Dengan update Google Fred ini, kemudian Blog mereka terdeteksi Thin content, dan penuh dengan Gateway berupa Link afiliasi, akhirnya mengalami penurunan ranking.

Otomatis penghasilan besar yang mereka terima sebelumnya ikut tenggelam.

Penutup dan Kesimpulan Mengenai SEO

Tidak terasa artikel ini sudah sedemikian panjangnya, namun seperti janji saya di awal artikel ini jika rekan pembaca membaca keseluruhan isi artikel ini maka setidaknya anda tidak terlalu awam lagi dengan SEO.

Setidaknya banyak pengetahuan SEO yang bisa dipelajari disini.

Bagaimana kita kemudian menggunakannya untuk mengoptimasi website kita?

Itu benar-benar tergantung dari kreatifitas dan kerajinan rekan pembaca,.

Namun sebagai kesimpulan dan penutup dari artikel ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait dengan SEO tersebut.

1. Tidak Ada Rumusan Pasti Untuk SEO Yang Baik Namun Ada Langkah-Langkahnya

Ya, tidak ada rumusan pasti bagaimana kita menerapkan SEO untuk mengoptimasi website / blog kita.

Ada banyak sekali faktor yang berperan di dalamnya, bahkan seorang pegawai yang bekerja di Google sendiri pun tidak akan pernah mengetahui secara pasti apa yang harus dilakukan untuk menjadi ranking no.1 di Google.

Semua tergantung dari kreatifitas, situasi dan kondisi yang dihadapi masing-masing website.

Namun yang perlu dilakukan adalah lakukan langkah-langkah SEO yang baik, susun strategi SEO yang bisa memberikan hasil.

Jika itu tidak berhasil, maka artinya strategi SEO kita kurang tepat, bisa mencoba strategi SEO yang lain.

Namun ke depan artikel-artikel mengenai SEO di blog ini akan setidaknya memberikan gambaran yang lebih menyeluruh sehingga kita bisa memahami setiap aspek SEO dengan baik.

Diharapkan dengan memahami aspek SEO yang baik kita bisa merumuskan strategi SEO yang tepat sesuai kebutuhan.

2. Fokuskan Membuat Konten Untuk Orang Bukan Untuk mesin Pencari

Saat kita melakukan teknik-teknik SEO tetap ingat untuk memfokuskan konten kita untuk pembaca, bukan hanya untuk mesin pencari.

Dari berbagai penjelasan di atas kita bisa melihat bahwa setiap algoritma yang diluncurkan Google bertujuan untuk memberikan kepuasan lebih kepada pengguna (user).

Google sampai sebegitu bersusah payah mencapai hal tersebut denganterus melakukan pengembangan disana sini.

Jika kita kemudian tidak memperhatikan kepuasan user di website/blog kita jangan harap kita kemudian akan mendapat hadiah kenaikan ranking dari Google.

Mungkin untuk jangka pendek bisa saja, namun jika berbicara membangun asset online jangka panjang bisa dipastikan konten yang tidak perduli dengan kepuasan pelanggan akan dihanguskan oleh Google.

3. Perubahan Algorima Google Akan Selalu Berdampak Masif

Google menerima +/- 2 Trilyun pencarian setiap tahun atau sekitar 60.000 kata pencarian setiap detik.

dalam setiap pencarian tersebut seluruh proses algoritma Google bekerja menentukan ranking-ranking website yang ada di internet.

Proses itu begitu cepatnya dan berlangsung terus menerus.

Oleh karena itu sedikit saja Google melakukan perubahan dan update pada algoritmanya, dampaknya akan sangat masif dan signifikan sekali.

Jadi terus ikuti perkembangan SEO dan update algoritma Google kalau tidak mau tiba-tiba website/blog kita lenyap dalam hasil pencarian Google.

4. Terus Berusaha Mengerti Apa Saja Ranking Factor Google

Tidak ada seorang ahli SEO yang bisa benar-benar pasti menyebutkan apa saja ranking factor yang diperhitungkan Google.

Menurut kabar setidaknya ada 200 Ranking Factor yang digunakan Google untuk menentukan ranking sebuah website.

Dan itu terus menerus diperbaharui oleh Google.

Jadi apakah SEO itu memusingkan ? SEO adalah mitos ? apakah mengerjakan langkah-langkah SEO berguna sedangkan Google saja berubah terus.

Kesimpulan saya SEO tidaklah memusingkan seperti yang anda bayangkan, dan ini pendapat saya

MEREKA YANG PUSING DENGAN SEO ADALAH MEREKA YANG BERUSAHA UNTUK MENCURANGI SISTEM DAN ALGORITMA GOOGLE

Sebenarnya SEO itu simple, saya mengutip dari Neil Patel apa yang dia sampaikan sungguh saya dukung kebenarannya.

Simply put, sites that stay on Google’s good side are more likely to rank. Those who try to play the system suffer punishment in one way or another.

– Patel, Neil.”The Ultimate Google Algorithm Cheat Sheet”.https://neilpatel.com/blog/the-ultimate-google-algorithm-cheat-sheet, nd.

Disitu Neil menekankan bahwa situs yang terus bertahan pada sisi baik Google akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mendapatkan ranking.

Mereka yang mencoba mempermainkan sistem akan menderita ‘hukuman’ satu waktu nanti.

Jadi tetaplah lakukan langkah-langkah SEO yang baik, jangan coba mencurangi sistem.

Karena jika pun anda berhasil saat ini kita tidak tahu update apa yang akan dilakukan Google ke depannya.

Demikian panjang lebar pembahasan kita mengenai pengenalan akan SEO, semoga bisa membantu rekan pembaca semua.

Jika dirasa artikel ini bermanfaat silahkan share ke berbagai kalangan yang membutuhkan.

Bagi anda yang berhasil membaca sampai akhir artikel ini selamat, anda sudah selangkah lebih baik dalam melangkah menuju dunia SEO yang baik dan benar.

Auto Generated Content Tool Membuat Artikel Otomatis Untuk Blog
SEO Adalah Hal Mutlak Untuk Bisnis Online Anda
Yuk bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan